Perpustakaan memiliki tanggung jawab untuk mengolah koleksi buku sehingga bisa disajikan kepada pengguna dengan tujuan agar koleksi tersebut bermanfaat bagi pemustaka perpustakaan. Penelitian ini berfokus pada penataan koleksi bahan pustaka di perpustakaan sebagai upaya untuk mempermudah pencarian kembali buku yang dibutuhkan oleh pemustaka, dengan tujuan untuk memahami proses pengolahan koleksi buku dan pengaruhnya terhadap kemudahan dalam mencari informasi di perpustakaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sebagai pusat informasi, perpustakaan memiliki beragam koleksi, seperti surat kabar, majalah, bulletin, publikasi hasil penelitian dosen, karya ilmiah mahasiswa seperti skripsi, tesis, dan disertasi, serta koleksi referensi seperti kamus, ensiklopedia, buku pegangan, dan lain sebagainya. Semua koleksi ini perlu diatur dan diorganisasikan secara sistematis dengan menggunakan sistem tertentu, agar mudah ditemukan oleh pengguna perpustakaan dengan cepat, tepat, dan mudah. Metode pengorganisasian yang digunakan untuk mempermudah pencarian kembali informasi adalah dengan menggunakan sistem DDC (Dewey Decimal Classification), LC (Library of Congress), atau metode lainnya. Bagi perpustakaan yang memiliki jumlah koleksi buku masih terbatas, di bawah 1000 eksemplar, dapat menggunakan cara sederhana seperti mengelompokkan bahan pustaka buku di rak berdasarkan warna, ukuran, dan lain sebagainya