Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN SOSIAL-EKONOMI PENGRAJIN TENUN SAMBAS DI KAMPUNG WISATA TENUN KHATULISTIWA, KALIMANTAN BARAT Dina Amalia, Annisa; Rafi Darajati, Muhammad
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v1i2.19

Abstract

Proyek sosial ini merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang terdiri dari kegiatan pelatihan dan pendampingan yang membantu perempuan pengrajin tenun dalam mengembangkan keterampilan produksi dan pemasaran produk tenun. Proyek ini berlangsung dari Oktober 2020 hingga Desember 2021. Secara ringkas, proyek ini terdiri dari tiga kegiatan utama: Penguasaan pasar (kegiatan untuk membantu pengrajin mengetahui dan memahami target pasar mereka), Inovasi produksi (kegiatan membantu pekerja menginovasikan produk mereka berdasarkan permintaan pasar), dan Peningkatan penjualan (kegiatan untuk meningkatkan strategi pemasaran agar meningkatkan penjualan). Dalam kurun waktu satu tahun, langkah-langkah tersebut menjadi proyek percontohan (pilot project) untuk membantu para pengrajin tenun tradisional di Pontianak menciptakan produk-produk fesyen etnis yang inovatif, mulai dari tahap praproduksi hingga peluncuran produk. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberdayakan kelompok rentan yang mencari penghidupan melalui industri tenun, terutama dalam hal keterampilan/kapasitas produksi dan pemasaran yang berpotensi meningkatkan pendapatan mereka karena peningkatan nilai jual produk. Selain itu, proyek ini juga menyasar komunitas pemuda dan masyarakat sekitar untuk turut ambil bagian dalam proyek dengan membangun kerja sama positif dengan para pengrajin tenun agar menghasilkan proyek yang berkualitas—seperti melatih, membimbing, mendesain, menjahit, dan memasarkan pakaian bernuansa etnik— dan memperkuat kerukunan antaretnis. Pada akhirnya, produk fesyen yang diluncurkan dan dipasarkan diharapkan dapat berkontribusi dalam melestarikan budaya lokal.