Nasution, Sri Mulyati Sari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konstruksi Makna Salam Satu Jari dan Pola Komunikasi Anggota Komunitas Salam Satu Jari (Studi Fenomenologi Komunitas Underground Salam Satu Jari Jakarta) Nasution, Sri Mulyati Sari
MediaKom : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol 14, No 1 (2024): Mediakom Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/mediakom.v14i1.23910

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui konstruksi makna dan pola komunikasi anggota komunitas Salam Satu Jari. Berdasarkan teori konstruksi makna (Berger dan Luckmann) dan Interaksionismme Simbolik (Mead) yang terjadi pada anggota komunitas SSJ dalam membangun konsep diri dan membentuk makna bagi anggota komunitas Salam Satu Jari untuk terus melakukan komunikasi dengan berdasarkan motif yang dimiliki. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, menggunakan pendekatan fenomenologi. Data primer diperoleh dari wawancara mendalam dan pengamatan langsung kepada sepuluh informan. Hasil penelitian diperoleh Simbol salam satu jari berpotensi menjadi refensi simbol yang membangkitkan kesadaran para anggota SSJ agar tetap ingat kepada sang pencipta serta belajar memahami kontradiksi sosial dan berpikir kritis terhadap budaya musik rock underground yang lebih identik dengan nilai-nilai negatif. Dalam proses ini anggota SSJ mengidentifikasi diri di tengah komunitas SSJ dimana individu tersebut menjadi anggotanya. Adanya penggolongan sosial yang berbasis historis dan strukturalisasi dengan masyarakat luas melahirkan kelompok yang menerima dan yang menolak yang disebut dengan kelompok eksklusif dan inklusif. Dalam interaksinya, anggota Salam Satu Jari terbagi menjadi dua macam motif yaitu motif perlawanan dan tren. Dan anggota yang berada pada motif perlawanan cenderung berada pada anggota di kelompok Eksklusif. Sementara anggota yang berada di motif mengikuti tren berada pada kelompok inklusif. Pola komunikasi anggota Salam Satu Jari memiliki dua macam yaitu pola komunikasi simetris antar sesama anggota Salam Satu Jari dan pola komunikasi komplementaris yaitu antar anggota Salam Satu Jari dengan anggota underground.