Albert Hendarta
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Nakes UPT Puskesmas Osakawa Tambora, Prasta; Muhardi; Albert Hendarta
Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Volume 4, No. 1, Juli 2024 Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis (JRMB)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmb.v4i1.3053

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja di Puskesmas Kujangsari dan Puskesmas Pasawahan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Sumber penelitian ini menggunakan data primer. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel penelitian ini sebanyak 104 tenaga kerja dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan gaya kepemimpinan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja Puskesmas Kujangsari dan Pasawahan, dengan pengaruh langsung sebesar 54,32% dan pengaruh tidak langsung sebesar 15,77%. Budaya Organisasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja Puskesmas Kujangsari dan Puskesmas Pasawahan, dengan pengaruh sebesar 4,58% dan pengaruh tidak langsung sebesar 15,77%. Diperoleh bahwa Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja Puskesmas Kujangsari dan Puskesmas Pasawahan. Budaya Organisasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap memberikan pengaruh simultan sebesar 86,6% terhadap Kepuasan Kerja, sedangkan sisanya sebesar 13,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati di dalam penelitian ini. Abstract. The purpose of this study was to determine the effect of leadership style and organizational culture on job satisfaction in Puskesmas Kujangsari dan Puskesmas Pasawahan. This research method uses a quantitative approach with descriptive analysis and multiple regression analysis. This research source uses primary data. The data collection in this study used a questionnaire. The sample of this study were 104 health workers using total sampling technique. The results of this study indicate that leadership style has a significant influence on job satisfaction in Puskesmas Kujangsari dan Pasawahan, with a direct effect of 54.32% and an indirect effect of 15.77%. Organizational Culture has a significant influence on the work satisfaction in Puskesmas Kujangsari Puskesmas Pasawahan, with an direct effect of 4.58% and an indirect effect of 15.77%. It was found that leadership style and organizational culture had a significant influence on job satisfaction in Puskesmas Kujangsari dan Puskesmas Pasawahan. Organizational culture provides a significant influence on giving a simultaneous influence of 86.6% on job satisfaction, while the remaining 13.4% is influenced by other factors not observed in this study.
STRATEGI PENGEMBANGAN MEDICAL TOURISM DENGAN KONSEP HOLISTIK MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD (Studi Kasus di RSU Holistic Purwakarta) Abdullah, Abdullah; Muhadi , Muhadi; Albert Hendarta
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i2.9714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan medical tourism berbasis konsep holistik pada Rumah Sakit Umum Holistic Purwakarta dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT dan Balanced Scorecard. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya persaingan layanan kesehatan global serta tingginya jumlah masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri, sehingga diperlukan strategi inovatif untuk meningkatkan daya saing rumah sakit domestik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 40 responden yang terdiri dari pasien dan pihak manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit memiliki kekuatan utama berupa konsep pelayanan holistik yang terintegrasi, fasilitas berstandar resort, tenaga ahli gizi, serta dukungan terapi modern. Namun, strategi pengembangan masih belum optimal dengan nilai sebesar 29,4%, yang disebabkan oleh kurangnya promosi dan keterbatasan sumber daya manusia terlatih. Rencana bisnis berbasis Balanced Scorecard juga menunjukkan nilai sebesar 30,6%, yang mengindikasikan perlunya peningkatan kualitas pelayanan. Dari perspektif keuangan, kinerja rumah sakit tergolong baik pada rasio likuiditas (3,41) dan solvabilitas (0,94), namun masih lemah pada rasio aktivitas dan cost recovery rate (0,87). Hasil analisis SWOT menempatkan rumah sakit pada posisi “hold and maintain”, sehingga strategi yang direkomendasikan adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan medical tourism berbasis holistik memiliki potensi besar, namun memerlukan penguatan strategi melalui peningkatan promosi, inovasi layanan, serta pengembangan sumber daya manusia guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan rumah sakit.