Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Ide Bisnis Inovatif Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Untuk Siswa/Siswi Dan Masyarakat Umum Di SMK Nusantara Bojonggede Anwar, Chairul; Sunardi, Dendi
JUPNA: Jurnal Pengabdian Astina Vol 2 No 2 (2024): JIPM: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Astina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55903/jipm.v2i2.170

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, kemampuan untuk mengembangkan ide bisnis inovatif yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi sangat penting. Untuk menjawab kebutuhan ini, Program Studi Sistem Informasi S-1 menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk membekali siswa/siswi dan masyarakat umum di sekitar SMK NUSANTARA Bojonggede dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan dalam menciptakan dan mengembangkan ide bisnis yang inovatif dan berbasis TIK. Pelatihan ini terdiri dari beberapa sesi yang mencakup berbagai topik, seperti dasar-dasar kewirausahaan, pemanfaatan teknologi informasi untuk bisnis, strategi pemasaran digital, dan pengembangan aplikasi sederhana. Melalui pendekatan yang interaktif dan praktis, peserta diberikan kesempatan untuk langsung mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh dengan bimbingan dari para ahli di bidang TIK dan kewirausahaan. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengembangkan ide bisnis berbasis TIK. Selain itu, pelatihan ini juga berhasil meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri peserta untuk memulai dan mengelola bisnis mereka sendiri. Dampak positif dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga oleh komunitas sekitar yang menjadi lebih sadar akan pentingnya inovasi dalam dunia bisnis. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di masa mendatang, dalam rangka memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan berbasis teknologi informasi.
Perancangan Kerangka Kerja Untuk Implementasi Knowledge Sharing Sistem Informasi/Teknologi Informasi (IS/IT) Sunardi, Dendi
Spectrum: Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Spectrum: Multidisciplinary Journal
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan kerangka kerja untuk implementasi knowledge sharing dalam sistem informasi/teknologi informasi (IS/IT) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas aliran pengetahuan di dalam organisasi. Kerangka kerja ini mencakup identifikasi kebutuhan pengguna, penentuan teknologi yang sesuai, serta desain dan integrasi sistem yang mendukung kolaborasi dan pertukaran informasi. Dengan menggunakan pendekatan yang berbasis pada analisis kebutuhan dan pemilihan teknologi canggih, kerangka kerja ini diharapkan dapat memfasilitasi transfer pengetahuan yang lebih baik, mengurangi duplikasi usaha, dan mempercepat inovasi. Implementasi kerangka kerja ini akan melalui fase perencanaan, pengembangan, dan evaluasi untuk memastikan kesesuaian dengan tujuan organisasi dan adaptasi terhadap perubahan kebutuhan. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja penelitian kajian sistem informasi yang telah dikembangkan oleh Hevner dkk. sebagai acuan agar penelitian dapat dilakukan secara sistematis dan terkendali. Analisis yang dilakukan meliputi penetapan perspektif, penyusunan kumpulan pengetahuan, penetapan faktor-faktor penting, penetapan aktivitas pendukung, serta penetapan atribut kualitas yang relevan. Penetapan perspektif dilakukan agar permasalahan dapat dilihat dari sudut pandang yang berbeda, dalam hal ini yaitu individu dan organisasi. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu berupa usulan kerangka kerja untuk implementasi knowledge sharing yang dapat dijadikan panduan bagi organisasi yang berencana untuk mengimplementasikan knowledge sharing secara nyata di lingkungan organisasi pada masa mendatang. Penelitian ini telah memberikan kontribusi berupa pengetahuan baru mengenai bagaimana mengidentifikasi faktor-faktor penting yang dapat mempengaruhi knowledge sharing, bagaimana mengidentifikasi aktivitas-aktivitas yang diperlukan dalam mendukung knowledge sharing, serta bagaimana membangun dan menerapkan kerangka kerja untuk implementasi knowledge sharing di lingkungan organisasi.
Tinjauan Literatur Sistematis dan Analisis Bibliometrik tentang Isu Etika dan Tata Kelola Kecerdasan Buatan dalam Aplikasi Militer dan Peperangan Bambang Suharjo; Sunardi, Dendi; Jan Everhard
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtsi.v9i1.58508

Abstract

The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI) in military applications has raised a range of ethical and governance concerns, particularly regarding the use of Autonomous Weapon Systems (AWS) in making lethal decisions without direct human involvement. While these developments offer strategic advantages, they also introduce significant challenges in ensuring accountability, transparency, and compliance with international humanitarian law. This study aims to systematically examine and map the knowledge structure and global research trends related to ethical and governance issues of AI in the military domain. The research adopts a Systematic Literature Review (SLR) approach based on the PRISMA protocol, combined with bibliometric analysis of 469 articles published between 2020 and 2025. The analysis is conducted using VOSviewer to identify thematic clusters, relationships among research topics, and the overall density of scholarly discourse. The findings reveal seven major thematic clusters, including ethical foundations and human-centric approaches, operational systems and decision-making, robotics and autonomous systems, military applications and strategy, governance and regulatory frameworks, ethical principles and accountability, and technical foundations based on machine learning. Network visualization indicates that ethical issues are closely interconnected with governance as the central focus of the discourse, while density analysis shows that the terms “artificial intelligence,” “ethics,” and “application” dominate the research landscape. The study also highlights a gap between normative ethical frameworks and practical implementation in the development and deployment of AI in military contexts. Therefore, stronger governance frameworks are required to ensure accountability and compliance with international regulations. This research contributes by mapping current research directions and identifying future research opportunities, particularly in developing more adaptive and context-aware AI governance approaches.