Walisyah, Tengku
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN PROGRAM ZAKAT PRODUKTIF BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) DALAM MENSEJAHTERAKAN MUSTAHIQ DI KABUPATEN LABUHAN BATU Dasopang, Mardiana; Muin, Iqbal; Walisyah, Tengku
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 11, No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ai.v11i1.18612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perencanaan Program serta Penyaluran Zakat Produktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam Mensejahterakan Mustahik di Kabupaten Labuhan Batu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif atau penelitian lapangan dengan cara mengumpulkan data melalui proses wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian perencanaan program zakat produktif dalam mensejahterakan Mustahik di Kabupaten Labuhan Batu yaitu membuat Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) yang dilakukan setiap tahun, dalam RKAT akan dirumuskan segala program yang akan diadakan serta kebutuhan biaya atau penganggaran program. Pelaksanaan Penyaluran zakat produktif disalurkan dalam bentuk uang tunai kepada mustahik yang memiliki usaha dan masih membutuhkan tambahan modal. Penyaluran zakat produktif dikembangkan dengan cara menggunakan akad qardhul hasan. Zakat produktif dalam mensejahterakan mustahiq di Kabupaten Labuhan Batu sudah cukup membantu perekonomian dan usaha mustahik. Para mustahik merasa sangat bersyukur menerima bantuan modal usaha dari BAZNAS karena dapat dikembalikan sesuai kemampuan dan tanpa bunga apapun
MANAJEMEN PENGAJIAN IBU-IBU DALAM MEWUJUDKAN ISTRI SALIHAH Sitorus, Marety; Arifin, Zainal; Walisyah, Tengku
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 11, No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ai.v11i1.18614

Abstract

Kecamatan Bonatua Lunasi Kabupaten Toba merupakan salah satu daerah yang memiliki masyarakat muslim minoritas, oleh karena itu sangat diperlukan adanya pengajian untuk memperkuat akidah dan syariat ajaran agama Islam agar masyarakat tidak terpengaruh oleh situasi dan kond isi sekitar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana efektivitas manajemen pengajian ibu-ibu dalam mewujudkan istri salihah di Pengajian Al-Ikhlas Gabungan kecamatan Bonatua Lunasi kabupaten Toba (2) Untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dalam mewujudkan istri salihah di Pengajian Al-Ikhlas (3) Untuk mengetahui bagaimana konstruksi materi dakwah dalam mewujudkan istri salihah di Pengajian Al-Ikhlas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Data diperoleh dengan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di titik pusat pengajian yaitu Masjid Nurul Iman Pasar Galagala (Silamosik II). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengajian Al-Ikhlas ini berperan penting dalam mewujudkan istri salihah di kecamatan Bonatua Lunasi, mulai dari pembentukan karakter, sikap atau kepribadian, dan pemahaman ajaran Islam tentang bagaimana mejadi istri salihah dengan memberikan materi dakwah sesuai dengan pemahaman mad‟u, pengajaran yang baik dan berdiskusi (bertukar pikiran). Hambatan yang dihadapi dalam upaya pembentukan dan perubahan rumah tangga islami adalah (1)kurangnya tingkat kedisiplinan anggota (2) kurangnya fasilitas yang memadai (3) tingkat pemahaman mad‟u yang berbeda-beda. Manajemen yang digunakan dalam pengajian ini adalah Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Actuating (Penggerakan), dan Controlling (Pengendalian).