Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KONSELING KESEHATAN MENTAL TERHADAP KETIDAKBERDAYAAN PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RSUD. PROF. DR. ALOEI SABOE KOTA GORONTALO Dewi Modjo; Novita Efendi; Schraini A. Tahir
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i1.996

Abstract

Stroke Non Hemoragikmerupakan suatu penyakit yang di awali dengan terjadinya serangkaian perubahan dalam otak karena terhambatnya atau berhentinya suplay darah ke otak dikarenakan adanya sumbatan, sehingga menyebabkan kehilangan fungsi tubuh dan ketidakberdayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kesehatan mental terhadap ketidakberdayaan pasien stroke non hemoragik. Penelitian ini menggunakan desain Pre Eksperimental One Grup Pre Test Post Test, Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan 30 responden, yang kemudian diberikan konseling kesehatan mental. Hasil Penelitian menunjukkan p=0,00 (p<0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan Konseling Kesehatan Mental terhadap ketidakberdayaan pasien stroke non hemoragik. sehingga diharapkan perlu diberikan konseling kesehatan mental untuk mengurangi masalah ketidakberdayaan pada pasien stroke Non hemoragik.
PENGARUH KONSELING KESEHATAN MENTAL TERHADAP KETIDAKBERDAYAAN PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RSUD. PROF. DR. ALOEI SABOE KOTA GORONTALO Dewi Modjo; Novita Efendi; Schraini A. Tahir
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i1.996

Abstract

Stroke Non Hemoragikmerupakan suatu penyakit yang di awali dengan terjadinya serangkaian perubahan dalam otak karena terhambatnya atau berhentinya suplay darah ke otak dikarenakan adanya sumbatan, sehingga menyebabkan kehilangan fungsi tubuh dan ketidakberdayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kesehatan mental terhadap ketidakberdayaan pasien stroke non hemoragik. Penelitian ini menggunakan desain Pre Eksperimental One Grup Pre Test Post Test, Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan 30 responden, yang kemudian diberikan konseling kesehatan mental. Hasil Penelitian menunjukkan p=0,00 (p<0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan Konseling Kesehatan Mental terhadap ketidakberdayaan pasien stroke non hemoragik. sehingga diharapkan perlu diberikan konseling kesehatan mental untuk mengurangi masalah ketidakberdayaan pada pasien stroke Non hemoragik.
Analisis Praktik Klinik Keperawatan Penerapan Intervensiterapi Finger Hold Terhadap Tingkat Nyeri Pada pasien Cedera Kepala Ringan Novita Efendi; Fadli Syamsuddin
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.653 KB) | DOI: 10.55606/detector.v1i3.2079

Abstract

Introduction: Head injury is a traumatic disorder of brain function that does not result in a disconnection of brain continuity and can occur with or without interstitial hemorrhage of the brain substance. Purpose:Acute pain is one of the nursing problems experienced by patients with head injuries. To analyze the application of finger hold therapy interventions in reducing pain in patients with mild head injuries. Research methods: is Pre Experimental, which is a design with a One group pre test post test design approach, when this study was carried out from December 21, 2022 to January 23, 2023, with a sample of 6 patients. Research Results: The frequency of patients who experienced moderate pain levels before treatment was 4 patients (66.7.7%), and severe pain levels were 2 patients (33.3%) while the distribution of psien frequency who experienced mild pain levels after treatment was 3 respondents (50.0%), moderate pain levels were 1 patient (16.7%) and berst pain levels were 2 patients (33.3%). This shows that there is no change in pain levels in patients with severe pain scales, because finger hold terap cannot be applied to patients with severe pain levels.Conclusion :This study showed that there is an effect of finger hold therapy in reducing pain in patients with mild head injuries