Pityriasis versicolor adalah penyakit kulit yang diakibatkan oleh jamur Malasseziafurfur atau Pityrosporumorbiculare. Infeksi ini ringan, kronis, dan biasanya tidak menimbulkan peradangan. Ini dapat menyerang wajah, leher, batang, lengan atas, ketiak, paha, dan selangkangan. Salah satu faktor utama yang menyebabkan pytiriasis versicolor adalah sanitasi pribadi yang buruk, terutama di komunitas yang padat penduduk. Di Kelurahan Bulak Banteng Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya, ada kasus penyakit kulit Pytiriasis versicolor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dan kasus tersebut. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh penduduk RT.01 RW.07 Kelurahan Bulak Banteng Kec. Kenjeran Kota Surabaya dengan jumlah 200 . Sampel penelitian adalah sebagian penduduk di RT.01 RW.07 Kelurahan Bulak Banteng Kec. Kenjeran Kota Surabaya dengan jumlah 133. Teknik pengambilan sampel yaitu probability sampling dengan simple random sampling. Variabel independen penelitian ini yaitu personal hygiene dan variabel dependen yaitu kejadian penyakit kulit pytiriasis versicolor. instrumen penelitian menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data diuji dengan uji chi square yang memiliki tingkat kemaknaan α = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 46 responden yang memiliki personal hygiene yang buruk, hampir setiap orang (76,1%) mengalami penyakit kulit pityriasis versicolor. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa p-value = 0,000 ≤ α = 0,05, yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara personal hygiene dan kasus penyakit kulit pityriasis versicolor di Kelurahan Bulak Banteng rt.01 rw. 07 Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa personal hygiene yang buruk sangat mempengaruhi kejadian pytiriasis versicolor. Semakin buruk personal hygiene maka individu akan semakin rentan terkena atau mengalami penyakit kulit pytiriasis versicolor.