Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MUTU FISIK DAN SENSORIS KERIPIK TETTE YANG DIKERINGKAN DENGAN PENGERING OVEN Mojiono, Mojiono; Najmi, Dzilalin; Faizah, Siti; Faizah, Rauhillah Ummu; Purnama, Putra Bagus Dwi Cahya
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Of AgritechScience (JASc) - Mei
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v8i1.1346

Abstract

Keripik tette merupakan produk khas Madura berbahan baku singkong yang direbus, ditumbuk, dicetak dan dikeringkan hingga menjadi produk setengah jadi. Metode pengeringan keripik tette ini masih bergantung pada pengeringan tradisional yakni dijemur di bawah sinar matahari selama beberapa hari. Teknik ini memiliki sejumlah kekurangan, diantaranya membutuhkan tempat yang luas, kemungkinan terjadinya kontaminasi, dan cuaca yang tidak dapat dikontrol. Pengeringan menggunakan oven dryer dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari pengeringan non-konvensional terhadap mutu fisik dan sensoris keripik tette. Keripik tette dikeringkan pada suhu 60˚C (OD 60 K) dan 80˚C (OD 80 K) selama 5 jam, kemudian mereka dianalisis kadar air, aktivitas air, warna, dan sensoris. Selain itu, perbedaan sampel setelah digoreng juga dianalisis (OD 60 G dan OD 80 G). Hasilnya, OD 80 K memiliki jumlah rata-rata kadar air dan aktivitas air yang paling rendah yakni sebesar 7,839% dan 0,771. Nilai aw tersebut sudah cukup aman dari mikroba pembusuk. Pada uji sensoris, 30 panelis tidak terlatih menyatakan suka untuk rasa, kerenyahan, dan kesukaan keseluruhan dari sampel keripik tette OD 60 G dan OD 80 G, sedangkan pada warna panelis lebih tertarik dengan keripik tette OD 80 G. Perbedaan suhu pengeringan menghasilkan warna keripik tette yang berbeda. Berdasarkan hasil pengujian, pengeringan menggunakan oven dryer memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, aktivitas air, warna, dan sensoris keripik tette.
Sustainable Strategy Development for Agro-Industrial SMIs Based on Process Performance Analysis: Integration of Value Stream Mapping, Eisenhower Matrix, and Interpretive Structural Modeling Najmi, Dzilalin; Ismayana, Andes; Indrasti, Nastiti Siswi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 4 (2026): In Progress
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i4.15040

Abstract

This study aims to develop strategic recommendations for sustainable agro-industrial Small and Medium Industries (SMIs) in North Jakarta based on process performance analysis by integrating Value Stream Mapping (VSM), Eisenhower Matrix, and Interpretive Structural Modeling (ISM). A mixed-methods approach was employed, including field observations, in-depth interviews, literature review, and expert judgment to capture the actual conditions of agro-industrial SMIs comprehensively. Value Stream Mapping (VSM) analysis identifies the presence of non-value-added activities that contribute to production inefficiencies, indicating that the development of agro-industrial SMIs in North Jakarta remains at a basic level and highlighting the need to enhance the participation of SMI actors in development programs. The Eisenhower Matrix further classifies development factors into four strategic quadrants and generates seven alternative development strategies based on urgency and importance. Furthermore, ISM analysis reveals that strengthening the capacity of SMI facilitators is the key driving strategy that supports business feasibility and production standardization, digital and institutional ecosystem strengthening, and human resource development. These strategies subsequently enable technology integration and integrated environmental management of production, ultimately leading to the development of superior products based on innovation and market collaboration as the long-term strategic objective for sustainable SMI development in North Jakarta.