This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Balqis, Mirza Faradila
Departemen Teknik Kimia Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Recovery Argon pada Sistem Purifikasi Unit Air Separation untuk Efisiensi Penggunaan Hidrogen Pabrik Gas Industri Balqis, Mirza Faradila; Wilayah, Liwaul; Prajitno, Danawati Hari
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i2.117033

Abstract

Crude argon didapatkan dari proses pemisahan gas udara pada industri Unit Air Separation. Dimana pada gas crude argon ini masih terdapat impurities berupa oksigen sebanyak 1,1%. Pada proses purifikasi crude argon ini membutuhkan bahan baku tambahan berupa gas hidrogen untuk menurunkan impuritas oksigen dengan mereaksikan gas hidrogen dengan gas oksigen yang terdapat pada crude argon sehingga hasil dari reaksi tersebut berupa Air (H2O) dan gas yang keluar dari hasil reaksi merupakan gas argon murni. Semakin tinggi impurities oksigen maka akan semakin banyak gas hidrogen yang diinjeksikan. Untuk memisahkan gas oksigen diperlukan kolom reflux dan kondensor. Akan tetapi, karena proses pemisahan hanya dilakukan satu kali sehingga kurang maksimal dalam proses pemisahan argon. Oleh karena itu dibutuhkan modifikasi pada proses pemisahan argon yaitu dengan melakukan penambahan alat kolom argon jenis packed column untuk memaksimalkan pemisahan oksigen dari crude argon. Modifikasi penambahan alat ini dapat menghemat cost untuk kebutuhan gas hidrogen pada kondisi eksisting sebesar 4.639 m3/bulan menjadi 1,053 m3/bulan setelah modifikasi. Berdasarkan analisa ekonomi, didapatkan net income pabrik pada kondisi eksisting sebesar Rp4.952.087.098dan setelah dilakukan optimasi sebesar Rp13.737.583.827. Sehingga keuntungan perusahaan mengalami pertambahan sebesar Rp8.785.496.729 setiap tahunnya.