Asam sulfat merupakan senyawa kimia yang keberadaannya banyak dipakai dan dibutuhkan serta perannya penting dalam proses produksi pada bidang industri. Asam sulfat digunakan sebagai agen dehidrasi, katalis, reaktan aktif dalam proses kimia, pelarut, dan penyerap. Dalam industri, asam sulfat diproduksi dan dipasok dalam tingkat kemurnian yang tepat untuk baterai penyimpanan, rayon, tawas, pewarna, dan industri farmasi. Proses SO3 absorption merupakan salah satu tahap untuk memproduksi asam sulfat dan merupakan tahap paling krusial dalam pembuatan asam sulfat. Karena dalam prosesnya timggi-rendahnya konsentrasi asam sulfat yang dihasilkan dipengaruhi oleh kondisi operasi dalam absorption tower. Namun umumnya absorption tower dalam proses SO3 absorption tidak menyerap SO3 yang masuk secara efisien, sehingga masih ada rasio SO3 yang tidak terserap dan dikeluarkan ke sistem. Untuk menginvestigasi masalah diatas, optimasi yang ditentukan adalah dengan cara mengetahui pengaruh suhu dan tekanan terhadap proses SO3 absorption di dalam absorption tower dan merancang kolom absorber dengan menggunakan II kolom absorber bertipe Double Contact Double Absorption (DCDA). Simulasi dilakukan dengan menggunakan Aspen HYSYS berdasarkan data desain dari kondisi eksisting dan optimasi didasarkan pada retrofit kolom absorber II pada pabrik asam sulfat yang telah dirancang. Berdasarkan hasil kalkulasi perancangan kolom absorber, digunakan tipe absorber sieve tray tipe cross flow karena tipe tersebut memenuhi syarat sebagai kolom absorber dan kolom stripper karena berada di daerah operasi stabil. Hasil optimasi yang diperoleh yakni retrofit pabrik asam sulfat menggunakan DCDA menaikkan nilai efisiensi produksi dari 94,98% menjadi 99.82%.