This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Reiza, Muhammad Naufal
Departemen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Ekperimental Karakteristik Aerodinamik Aliran Melintasi Silinder Sirkular dengan Bodi Pengganggu Airfoil Simestris NACA 0012, NACA 0018, dan NACA 0024 Reiza, Muhammad Naufal; Widodo, Wawan Aries
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i1.132503

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengaruh penambahan bodi pengganggu airfoil di diepan silinder sirkular. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental pada silinder sirkular (D = 36 mm) dengan disturbance body berupa airfoil (NACA 0012, NACA 0018, NACA 0024) dengan angle of attack sebesar 5° diletakkan didepan silinder sirkular dalam sub-sonic wind tunnel berukuran (h = 200 mm, z = 200 mm, x = 2000 mm), yang diuji dengan variasi jarak S/D = 1,6 ; 2,0 ; 2,4 ; 2,8. Dalam penelitian ini, tekanan diukur menggunakan pressure taps yang dipasang pada permukaan silinder sirkular, sementara profil kecepatan diukur menggunakan pitot static tube yang terletak di belakang silinder sirkular. Pada penelitian eksperimental ini diperoleh reduksi koefisien drag pressure (CDP) paling besar terjadi pada silinder sirkular dengan penambahan bodi pengganggu berupa airfoil NACA 0024 pada variasi jarak longitudinal (S/D) = 1,6 sebesar 16,3%. Kemudian didapatkan pula reduksi koefisien drag pressure (CDP) paling rendah yaitu terjadi pada silinder sirkular dengan bodi pengganggu airfoil NACA 0012 dengan variasi jarak longitudinal (S/D) = 2,8 sebesar 1,2%. Berdasarkan grafik distribusi profil kecepatan dibelakang silinder sirkular didapatkan bahwa defisit momentum paling kecil terjadi pada konfigurasi jarak (S/D) = 1,6 dan NACA 0024. Sedangkan pada jarak (S/D) = 2,8 dan NACA 0012 menunjukkan defisit momentum paling besar. Semakin besar defisit momentum yang dihasilkan maka semakin besar wake yang terbentuk sehingga gaya drag yang terjadi pada silinder sirkular semakin besar, begitu juga sebaliknya.