Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat defensible space kawasan sekitar Kampus ITS yang terdampak studentifikasi. Pada kawasan sekitar Kampus ITS terdapat lima tipe permukiman yang mengalami studentifikasi yang diklasifikasikan berdasarkan kondisi batas administrasi, persebaran mahasiswa, karakteristik okupansi, dan tingkat kriminalitas. Kelima tipe permukiman tersebut yakni: tipe 1 Permukiman Gebang Putih, tipe 2 Permukiman Tegal Mulyorejo Baru, tipe 3 Perkampungan Kalisari dan Kejawan Putih Tambak, tipe 4 Permukiman Keputih dan Kejawan Gebang, serta tipe 5 Permukiman Keputih Bagian Selatan. Untuk mencapai tujuan penelitian, terlebih dahulu dilakukan perumusan kriteria defensible space sekitar Kampus ITS dengan analisis delphi. Tahap selanjutnya dilakukan penilaian tingkat defensible space sekitar Kampus ITS berdasarkan persepsi masyarakat dengan analisis service quality. Metode pengumpulan data dilakukan secara primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, studi literatur, serta survei instansi. Hasilnya, analisis delphi menetapkan 15 kriteria defensible space sekitar Kampus ITS yang diklasifikasikan ke dalam empat indikator yaitu territoriality, natural surveillance, image, dan milieu. Adapun penilaian tingkat defensible space kawasan sekitar Kampus ITS berdasarkan persepsi masyarakat berada pada kategori sedang untuk seluruh tipe permukiman. Diikuti dengan tujuh kriteria yang perlu diprioritaskan peningkatannya (ruang publik, paguyuban, kerapatan dan ketinggian tanaman, alat keamanan elektronik, pengawasan penduduk, fasilitas keamanan, dan alur khusus pendatang).