Perhitungan waktu dan rencana anggaran biaya pelaksanaan pada suatu proyek merupakan hal yang penting dalam manajemen konstruksi proyek karena pada dasarnya keberhasilan suatu proyek dapat ditinjau dari ketepatan waktu dalam proses pelaksanaan serta keuntungan dalam biaya. Maka kinerja proyek dapat direncanakan secara teliti dan cermat dengan dilihat dari indikator waktu dan biaya pembangunan proyek. Pemilihan material pada pekerjaan proyek sangat berpengaruh pada saat pelaksanaannya, terutama pada pemilihan jenis bekisting yang akan digunakan. Oleh karena itu, pada proyek tugas akhir ini Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur akan dilakukan perhitungan kembali dengan menggunakan metode bekisting aluminium formwork. Bekisting merupakan cetakan sementara yang digunakan untuk menahan beban selama beton dituang hingga beton mengeras dan dibentuk sesuai dengan yang direncanakan. Bekisting aluminium ini memiliki ukuran cukup besar, namun ringan untuk seorang pekerja Bekisting aluminium jika dibandingkan dengan bekisting konvensional, dari segi durasi produktivitas, kualitas dan penggunaan bekisting aluminium merupakan bekisting yang efektif digunakan terutama pada proyek yang memiliki tipe lantai tipikal karena dapat digunakan berkali-kali dan biaya untuk tenaga kerja relatif lebih sedikit dibandingkan dengan bekisting konvensional. Penyusunan proyek akhir dimulai dari mengidentifikasi item pekerjaan kemudian menghitung volume dan produktivitas. Perhitungan tersebut akan menentukan durasi item pekerjaan yang selanjutnya digunakan untuk menyusun penjadwalan. Penjadwalan menggunakan Crirical Path Metdhod (CPM) dengan mengaplikasikan program bantu Microsoft Project. Hasil analisa perhitungan waktu diperoleh selama 93 hari kerja dan biaya pelaksanaan sebesar Rp19,142,645,798.