This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Khabibah, Lindah
Departemen Teknik Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Lokal Sambungan Kritis Akibat Pengaruh Scouring pada Tripod Jacket Platform Khabibah, Lindah; Hadiwidodo, Yoyok Setyo; Handayanu, Handayanu
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.147148

Abstract

Kegagalan struktur lepas pantai dapat terjadi apabila dalam perencanaan desain tidak melakukan analisa terhadap faktor yang mempengaruhinya. Salah satu parameter yang harus ditinjau adalah kemampuan struktur dalam menahan beban ketika terjadi scouring. Peristiwa scouring dapat mengakibatkan penurunan daya dukung pondasi baik secara vertikal maupun lateral sehingga akan mengurangi kekuatan struktur. Karena itu, penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh scouring terhadap struktur tripod jacket platform. Analisis awal dilakukan untuk mengetahui maksimum kedalaman scouring yang dapat diterima struktur serta integritas struktur karena pengaruh scouring. Salah satu luaran yang dihasilkan pada analisis tersebut adalah sambungan kritis yang nantinya akan digunakan dalam analisis distribusi tegangan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapatkan maksimum kedalaman scouring agar struktur tetap layak beroperasi berada pada kedalaman 2,4 m. Member kritis terjadi pada member 130-202L dengan Unity Check (UC) 0,997 dan sambungan kritis terjadi pada joint 203L dengan besar UC 0,536 pada maksimum kedalaman scouring. Nilai Safety Factor pada masing-masing pile sudah melebihi 1,5. Tegangan maksimum sambungan kritis berlokasi pada daerah saddle dengan kondisi non scouring bernilai 205,51 Mpa dan kondisi max scouring bernilai 213,81 Mpa. Karena itu, struktur dikatakan masih layak beroperasi untuk 20 tahun ke depan saat mengalami scouring dengan maksimum kedalaman 2,4 meter.