Perilaku nilai karakter kerja keras pada siswa yang terjadi di SMK Muhamadiyah Piyungan terdapat siswa yang masih merendahkan tentang nilai karakter kerja keras dikarenakan siswa yang nilai karakter kerja kerasnya rendah, sehingga di kelas kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat nilai karakter kerja keras peserta didik sebelum penerapan layanan bimbingan klasikal dengan teknik Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Sampel yang diteliti diambil dengan purposive sampling, melibatkan 30 siswa dari kelas XI TKRO SMK Muhammadiyah Piyungan. Total subjek penelitian berjumlah 65 siswa. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, kuesioner, dan observasi, dengan uji validitas menggunakan validitas konstruk dan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test dan uji N-Gain pada aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest adalah 85,53, sementara skor posttest mencapai 96,25. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan skor dari pretest ke posttest, yang menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan dapat meningkatkan nilai karakter kerja keras siswa setelah penerapan bimbingan. Kesimpulannya adalah bahwa layanan bimbingan klasikal dengan teknik Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan nilai karakter kerja keras siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah Piyungan.