Demam adalah peningkatan suhu tubuh di atas normal yang memerlukan penanganan segera untuk mencegah ketidaknyamanan, dehidrasi, dan risiko kejang pada anak-anak. Demam dapat diobati secara farmakologis dengan antipiretik atau secara non-farmakologis melalui kompres. Salah satu alternatif alami adalah kompres Aloe barbadensis Miller, yang menurunkan suhu melalui vasodilatasi dan pendinginan alami kulit. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi perawatan keperawatan menggunakan terapi kompres Aloe barbadensis Miller pada anak-anak dengan demam. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Intervensi melibatkan empat responden, dua di antaranya menerima kompres Aloe barbadensis Miller sebagai intervensi inovatif, dan dua lainnya menerima kompres air biasa sebagai perawatan standar. Kompres diterapkan selama 15–20 menit sekali sehari selama tiga hari berturut-turut pada dahi dan ketiak. Suhu tubuh diukur dengan termometer digital sebelum dan setelah setiap intervensi. Hasil menunjukkan bahwa kompres Aloe barbadensis Miller menurunkan suhu tubuh rata-rata sebesar 1,5°C, sementara kompres air biasa menunjukkan penurunan rata-rata sebesar 0,9°C. Ketika dikombinasikan dengan antipiretik pada suhu tubuh di bawah 38°C, kompres Aloe barbadensis Miller menurunkan suhu di bawah rentang normal (36,2°C–36,1°C). Oleh karena itu, pada kasus demam ringan di bawah 38°C, kompres Aloe barbadensis Miller direkomendasikan tanpa obat penurun demam, karena kompres ini secara efektif menurunkan suhu tubuh secara bertahap. Berdasarkan hasil, intervensi ini menunjukkan potensi sebagai intervensi keperawatan mandiri dalam pengelolaan demam pada anak-anak.