Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING Faizah, Ika
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i2.275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa yang rendah dalam pembelajaran tematik muatan pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Tempat peneitian dilakukan di di kelas kelas 1C SDN Sriamur 02 Tambun Utara, Bekasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran tematik muatan pelajaran matematika menggunakan model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Terlihat bahwa Pada pra siklus nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 54,28 dengan ketuntasan klasikal 21,88% dan masuk dalam kriteria cukup. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 62,5 dan ketuntasan klasikal 21,88% serta masuk dalam kriteria baik. Dari pra siklus ke siklus I terjadi peningkatan nilai rata-rata sebanyak 8,22 tetapi untuk ketuntasan klasikal tidak terjadi peningkatan. Siklus II nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 76,79 dan masuk dalam kriteria baik. Pada siklus II ketuntasan klasikal adalah 56,25%. Dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata 14,29 dan peningkatan ketuntasan klasikal 34,37%. Pada siklus III nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 85 dan masuk dalam kriteria sangat baik. Ketuntasan klasikal pada siklus III adalah 78,57%. Dari siklus II ke siklus III terjadi peningkatan nilai rata-rata sebanyak 8,21 dan peningkatan ketuntasan klasikal sebanyak 22,32%. Pada pra siklus nilai rata-rata motivasi belajar siswa adalah 47,18 dan masuk dalam kriteria rendah. Pada siklus I nilai rata-rata moitvasi belajar siswa adalah 54,21 dan masuk dalam kriteria sedang. Dari pra siklus ke siklus I terjadi peningkatan nilai rata-rata motivasi belajar siswa sebanyak 7,03. Pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 77,01 dan masuk dalam kriteria tinggi. Dari siklus I ke siklus II terjadi penigkatan sebanyak 22,8. Pada siklus III nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 83,82 dan masuk dalam kriteria tinggi. Dari siklus II ke siklus III terjadi peningkatan sebanyak 6,81.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING Faizah, Ika
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i2.275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa yang rendah dalam pembelajaran tematik muatan pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Tempat peneitian dilakukan di di kelas kelas 1C SDN Sriamur 02 Tambun Utara, Bekasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran tematik muatan pelajaran matematika menggunakan model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Terlihat bahwa Pada pra siklus nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 54,28 dengan ketuntasan klasikal 21,88% dan masuk dalam kriteria cukup. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 62,5 dan ketuntasan klasikal 21,88% serta masuk dalam kriteria baik. Dari pra siklus ke siklus I terjadi peningkatan nilai rata-rata sebanyak 8,22 tetapi untuk ketuntasan klasikal tidak terjadi peningkatan. Siklus II nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 76,79 dan masuk dalam kriteria baik. Pada siklus II ketuntasan klasikal adalah 56,25%. Dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata 14,29 dan peningkatan ketuntasan klasikal 34,37%. Pada siklus III nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 85 dan masuk dalam kriteria sangat baik. Ketuntasan klasikal pada siklus III adalah 78,57%. Dari siklus II ke siklus III terjadi peningkatan nilai rata-rata sebanyak 8,21 dan peningkatan ketuntasan klasikal sebanyak 22,32%. Pada pra siklus nilai rata-rata motivasi belajar siswa adalah 47,18 dan masuk dalam kriteria rendah. Pada siklus I nilai rata-rata moitvasi belajar siswa adalah 54,21 dan masuk dalam kriteria sedang. Dari pra siklus ke siklus I terjadi peningkatan nilai rata-rata motivasi belajar siswa sebanyak 7,03. Pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 77,01 dan masuk dalam kriteria tinggi. Dari siklus I ke siklus II terjadi penigkatan sebanyak 22,8. Pada siklus III nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 83,82 dan masuk dalam kriteria tinggi. Dari siklus II ke siklus III terjadi peningkatan sebanyak 6,81.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING Faizah, Ika
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i2.275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa yang rendah dalam pembelajaran tematik muatan pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Tempat peneitian dilakukan di di kelas kelas 1C SDN Sriamur 02 Tambun Utara, Bekasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran tematik muatan pelajaran matematika menggunakan model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Terlihat bahwa Pada pra siklus nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 54,28 dengan ketuntasan klasikal 21,88% dan masuk dalam kriteria cukup. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 62,5 dan ketuntasan klasikal 21,88% serta masuk dalam kriteria baik. Dari pra siklus ke siklus I terjadi peningkatan nilai rata-rata sebanyak 8,22 tetapi untuk ketuntasan klasikal tidak terjadi peningkatan. Siklus II nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 76,79 dan masuk dalam kriteria baik. Pada siklus II ketuntasan klasikal adalah 56,25%. Dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata 14,29 dan peningkatan ketuntasan klasikal 34,37%. Pada siklus III nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 85 dan masuk dalam kriteria sangat baik. Ketuntasan klasikal pada siklus III adalah 78,57%. Dari siklus II ke siklus III terjadi peningkatan nilai rata-rata sebanyak 8,21 dan peningkatan ketuntasan klasikal sebanyak 22,32%. Pada pra siklus nilai rata-rata motivasi belajar siswa adalah 47,18 dan masuk dalam kriteria rendah. Pada siklus I nilai rata-rata moitvasi belajar siswa adalah 54,21 dan masuk dalam kriteria sedang. Dari pra siklus ke siklus I terjadi peningkatan nilai rata-rata motivasi belajar siswa sebanyak 7,03. Pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 77,01 dan masuk dalam kriteria tinggi. Dari siklus I ke siklus II terjadi penigkatan sebanyak 22,8. Pada siklus III nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 83,82 dan masuk dalam kriteria tinggi. Dari siklus II ke siklus III terjadi peningkatan sebanyak 6,81.