Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kompetensi penalaran dan komunikasi matematik siswa SMP Negeri 1 Tolitoli. Cara yang ditempuh dalam upaya perbaikan tersebut adalah menerapkan model pembelajaran penalaran dan pemecahan-masalah-terbuka dalam pembelajaran Matematika. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahapan, yaitu (1) rencana tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian adalah satu orang guru dan 48 orang siswa kelas VIIF SMP Negeri 1 Tolitoli tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari sampai dengan Oktober 2006. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tes, angket, pedoman observasi, dan catatan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kompetensi penalaran dan komunikasi matematik siswa meningkat dari kategori âjawaban parsialâ pada siklus I, menjadi kategori âkompetensi dasarâ pada siklus II, (2) rencana pembelajaran (RP) yang disusun oleh guru, berkualitas âcukup baikâ pada siklus I dan âbaikâ pada siklus II, (3) kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran berkategori âbaikâ, (4) aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan, yaitu dari kategori âaktifâ pada siklus I, menjadi âsangat aktifâ pada siklus II, dan (5) Guru dan siswa, sama-sama memberikan tanggapan yang âsangat positifâ terhadap pelaksanaan tindakan. Kata kunci : model pembelajaran penalaran dan pemecahan-masalah-terbuka, kompetensi penalaran dan komunikasi matematik