Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatn Google Search by Image sebagai Sarana Evaluasi Informasi Foto bagi Fact Checker Masyarakat Antifitnah Indonesia (MAFINDO) Agustin, Krisnanti Meylian Permata; SP, Nur’aini Perdani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.3.481-494

Abstract

Seiring dengan perkembangan alat dan perangkat lunak pengeditan foto, saat ini proses pemalsuan foto sangatlah mudah bahkan dapat dilakukan oleh nonprofessional. Saat ini setiap orang memiliki hak untuk menulis informasi di sosial media. Manusia biasa akan kesusahan ketika mengidentifikasi foto, terkadang sulit menemukan kata kunci yang relevan dan sesuai dengan konteks dari foto tersebut ketika sedang mengevaluasi informasi foto. Perlu adanya alat bantu evaluasi informasi foto seperti Google search by image. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pemanfaatan Google search by image sebagai sarana evaluasi informasi foto bagi fact checker MAFINDO. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data dengan cara wawancara semi terstruktur dan dokumentasi serta metode analisis data menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fact checker MAFINDO melakukan evaluasi informasi di Indonesia karena di Indonesia masih banyak beredar hoax foto bahkan tersebar dari satu platform ke platform lainnya. Sejauh ini yang paling mendominasi adalah topik seputar politik dan kesehatan. Selain itu Google search by image juga sangat bermanfaat untuk membantu proses evaluasi informasi foto karena menghemat waktu dan mempermudah temu kembali. Proses pemanfaatannya dimulai dari analisis konten, penyesuaian gambar, penambahan keyword & find image, dan analisis hasil penemuan. Semua komponen dalam CRAAP ( Currency, Relevance, Authority, Accuracy, Purpose) turut diperhitungkan dalam melakukan evaluasi informasi foto oleh para fact checker MAFINDO. Meskipun Google search by image sangat membantu dalam proses evaluasi informasi, namun tetap saja alat ini masih memiliki kekurangan mulai dari perbedaan seting antara Personal Computer (PC) dan smartphone, keyword yang harus disesuaikan, dan tidak ditampilkannya gambar di beberapa artikel yang sudah ditemukan.
Implementasi Fungsi Rekreasi Perpustakaan dalam Menumbuhkan Minat Kunjung Pemustaka (Studi Kasus Perpustakaan Satya Graha Acitya SMA Negeri 1 Purwodadi) Zain, Risma Adib Mishbahuddin; SP, Nur’aini Perdani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.8.3.381-396

Abstract

Rekreasi merupakan suatu kegiatan yang bersifat jasmani maupun rohani yang dilakukan oleh keinginan diri sendiri secara bebas dengan tanpa adanya sebuah paksaan, dengan tujuan untuk mendapatkan rasa kepuasan atau kesenangan diri. Menurut UU No. 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan salah satu fungsi perpustakaan adalah fungsi rekreasi. Fungsi rekreasi memiliki peran yang penting terhadap perpustakaan untuk menciptakan sebuah rasa yang nyaman dan senang yang didapatkan oleh pemustaka ketika berkunjung ke  perpustakaan. Fungsi rekreasi dapat diimplementasikan melalui fasilitas, layanan, dan koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi fungsi rekreasi perpustakaan dalam menumbuhkan minat kunjung pemustaka di Perpustakaan Satya Graha Acitya SMA 1 Negeri Purwodadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Pemilihan informan dalam penelitian ini dengan menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Perpustakaan Satya Graha Acitya telah melakukan implementasi fungsi rekreasi. Implementasi fungsi rekreasi yang sudah diterapkan memiliki pengaruh dalam menumbuhkan minat kunjung pemustaka. Tumbuhnya minat kunjung pemustaka dapat dilihat dari data pengunjung perpustakaan terjadi peningkatan setelah adanya implementasi melalui pengembangan fungsi rekreasi pada bulan September 2022. Implementasi fungsi rekreasi perpustakaan yang dilakukan oleh Perpustakaan Satya Graha Acitya telah memenuhi tiga unsur fungsi rekreasi perpustakaan yang meliputi aspek psikologi, aspek fisik, dan aspek sosial.