Rahmah Fauzia, Rizki
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Aktivitas Antijamur Sabun Cair MCT (Medium Chain Triglyceride) terhadap Candida albicans Rahmah Fauzia, Rizki; Siroh Khusnia, Putri
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 4 No 1 (2020): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MCT (Medium Chain Triglyceride) merupakan suatu jenis lemak jenuh rantai sedang yang memiliki kandungan yang terdiri dari asam kaproat, asam kapriliat, asam kaprat dan asam laurat yang berkhasiat sebagai anti jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur terhadap Candida albicans serta pada konsentrasi berapa MCT yang paling aktif digunakan sebagai antijamur terhadap Candida albicans. Uji aktivitas antijamur sabun cair MCT dilakukan dengan metode difusi sumuran dengan diameter 6 mm dengan media nutrient agar selama 2 x 24 jam pada suhu 30º C – 37º C. Sabun Cair MCT ini dibuat dengan konsentrasi 15%,30%, 45% dan sebagai kontrol positif adalah sabun cair Dettol. Metode stabilitas yang digunakan yaitu stabilitas dipercepat dengan parameter organoleptic, pH, berat jenis dan viskositas. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun cair MCT memiliki aktivitas sebagai antijamur terhadap Candida albicans yang ditunjukkan oleh zona hambat yang dihasilkan yaitu konsentrasi 15% (0,91 cm), 30% (1,00 cm), 45% (1,02 cm), k+ (1,03 cm) dan k- (0,58 cm). Hasil uji Kruskall-Wallis didapatkan nilai sig 0,000 < 0,05, artinya sabun cair mct mempunyai aktivitas antijamur terhadap Candida albicas. Sedangkan berdasarkan hasil uji Mann Whitney didapatkan nilai dari konsentrasi 25% , 30%, 45 % secara berturut-turut yaitu sig < 0.05 (0.001) , sig > 0.05 (0,372) dan sig > 0.05 (0,542). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sabun cair MCT mempunyai aktifitas antijamur terhadap Candida albicans dengan konsentrasi yang paling aktif adalah pada konsentrasi 30%.