Abdurrokhim, Yoga A. Sendjaja, Reynaldo Sudithio, Mega F. Rosana,
Unpad

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASAL SEDIMEN FORMASI CILETUH DI TELUK CILETUH, KABUPATEN SUKABUMI Abdurrokhim, Yoga A. Sendjaja, Reynaldo Sudithio, Mega F. Rosana,
Geoscience Journal Vol 1, No 3 (2017): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.273 KB)

Abstract

Secara administratif, daerah Ciletuh dan sekitarnya, termasuk kedalam wilayah Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Terletak di Zona Pegunungan Selatan, menurut pembagian fisiografi oleh Van Bemmelen (1949). Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui asal material penyusun Formasi Ciletuh. Analisis petrografi dilakukan terhadap tiga belas sampel batupasir Formasi Ciletuh dan sembilan sampel dianalisis menggunakan metode perhitungan titik oleh Gazza – Dickinson (Ingersoll, dkk, 1984) dengan menghitung total 520 titik. Hasil analisis yang dilakukan, diketahui batupasir Formasi Ciletuh termasuk dalam jenis Lithic Arenite, Sublitharenite, Quartz Wacke, dan  Lithic Wacke. Hasil perhitungan jumlah butir Kuarsa, Feldspar, dan Fragmen batuan menunjukkan bahwa komposisi material batupasir Formasi Ciletuh berasal dari Craton Interior dan Recycled Orogenic. Hal ini mengindikasikan bahwa hasil dari kompleks subduksi purba berpengaruh besar terhadap asal material – material penyusun batupasir Formasi Ciletuh. Material penyusun tersebut didominasi oleh fragmen batuan beku dan batuan sedimen. Adapun dari struktur sedimen yang ditemukan, lingkungan pengendapan Formasi Ciletuh, berada pada wilayah palung hingga wilayah delta (shallow marine). Batuan sumber yang terendapkan pada lingkungan palung sepanjang zona subduksi adalah batuan beku asam dan basa tepi kontinental dan tepi samudra, serta sedimen laut dalam. Sedangkan batuan sumber yang terendapkan pada lingkungan pengendapan delta adalah batuan beku asam, yaitu granit yang diyakini berasal dari kontinental, yaitu Sumatra (bagian dari Sundaland). Kata kunci : Asal material, Batupasir, Formasi Ciletuh, Lingkungan pengendapan, Struktur sedimen.