Kusuma Wardani, Meylia Anggarita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kejadian Gizi Buruk pada Balita Stunting Kusuma Wardani, Meylia Anggarita
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakStunting dan gizi buruk masih menjadi masalah kesehatan gizi di dunia. Berdasarkan data Emergency Nutrition Network melaporkan bahwa dari 84 negara terdapat 6 juta anak usia balita yang mengalami stunting dan gizi buruk secara bersamaan. Menurut data hasil penimbangan serentak Bulan Februari dan Agustus menunjukkan prevalensi balita yang mengalami keduanya dalam waktu yang sama, pada tahun 2020 sebesar 5,93% dan 3,87%, tahun 2021 sebesar 14,07% dan 18,65%, sedangkan tahun 2022 sebesar 13,15% dan 13,3%. Tujuan penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gizi buruk pada bayi stunting usia 24-59 bulan di Kabupaten Blora tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah sampel sebesar 2.478 bayi dengan teknik total sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder dari hasil penimbangan serentak balita Bulan Agustus tahun 2022. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini diketahui bahwa jenis kelamin (p-value = 0,036) berhubungan secara signifikan dengan kejadian gizi buruk pada bayi stunting usia 24-59 bulan di Kabupaten Blora. AbstractStunting and wasting are still nutritional health problems in the world. Based on data from the Emergency Nutrition Network, it is reported that out of 84 countries, there are 6 million children under five who experience stunting and wasting simultaneously. According to data from the results of simultaneous weighing in February and August, it shows the prevalence of toddlers experiencing both at the same time, in 2020 it was 5.93% and 3.87%, in 2021 it was 14.07% and 18.65%, while in 2022 by 13.15% and 13.3%. The purpose of this study was that researchers wanted to find out the factors associated with the incidence of wasting in stunted infants aged 24-59 months in Blora Regency in 2022. This type of research was an analytic observational study with a cross sectional study design. The number of samples is 2,478 babies with total sampling technique. The data used is secondary data from the results of simultaneous weighing of toddlers in August 2022. Data analysis uses univariate and bivariate tests. The results of this study revealed that gender (p-value = 0.036) was significantly associated with the incidence of wasting in stunted infants aged 24-59 months in Blora District.