Muhammad Ade Putra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI SISWA SMA LAKI-LAKI TERHADAP PUNISHMENT YANG DIBERIKAN OLEH GURU DI SEKOLAH : STUDI INDIGENOUS PSYCHOLOGY Muhammad Ade Putra; Adri, Zakwan
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 1 No 2 (2023): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v1i2.69

Abstract

Hukuman (punishment) merupakan bentuk usaha edukatif untuk memperbaiki siswa kearah yang benar , bukan suatu alat untuk siksaan untuk membatasi kreatifitas. Tujuan diberikannya punishment ini adalah untuk menghilangkan kejahatan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat sudut pandang siswa terhadap hukuman yang diberikan oleh guru, serta untuk mengetahui apakah ada hukuman yang disukai oleh siwa. Penelitian ini menggunakan pendekatan indigenous dengan jumlah partisipan sebanyak 194 orang siswa SMA kelas XI yang berada diwilayah kota Bukittinggi. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik open ended questions. Hasil penelitian ditemukan tidak semua siswa yang  tidak suka terhadap punishment yang diberikan oleh guru. Guru hendaknya harus menilai dari sudut pandang siswa dalam memberikan punishment kepada siswa, agar mereka menerima punishment yang diberikan guru dengan tepat dan membuat mereka jera terhadap sesuatu yang dilakukannya.
Pengaruh Netiket terhadap Perubahan Sosial Pengguna Game Mobile Legends Pada Komunitas RRQ Kingdom Sumbar Muhammad Ade Putra; Triyandra, Annisa Citra
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1470

Abstract

Meningkatnya interaksi digital di kalangan masyarakat, khususnya dalam komunitas game, yang sering memunculkan perilaku tidak etis seperti ujaran kebencian, provokasi, dan sikap toxic. Kondisi ini menunjukkan urgensi penerapan netiket sebagai etika berkomunikasi daring untuk menjaga keharmonisan interaksi sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh netiket terhadap perubahan sosial pengguna game online Mobile Legends dalam komunitas tersebut. Penelitian ini memiliki kebaruan karena secara khusus mengkaji pengaruh netiket terhadap perubahan sosial dalam komunitas esports RRQ Kingdom Sumatera Barat, suatu konteks yang belum banyak diteliti sebelumnya. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif kausal. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan Quota Sampling, dengan jumlah sampel 101 anggota dari 503 populasi anggota komunitas RRQ Kingdom Sumbar. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Penelitian ini menggunakan teori netiket dari Viginea Shea dan perubahan sosial dari Moore. Hasil penelitian menunjukkan bahwa netiket berpengaruh signifikan terhadap perubahan sosial, dengan t hitung 12,065 > t tabel 1,98422 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Persamaan regresi Y = 5,950 + 0,318X mengindikasikan bahwa semakin tinggi penerapan netiket, semakin meningkat perubahan sosial yang terjadi dalam komunitas. Temuan ini tidak hanya memperkuat teori mengenai pentingnya etika digital, tetapi juga memberikan implikasi praktis bagi komunitas dan industri esports dalam membangun budaya interaksi digital yang positif dan konstruktif.