Roslinda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBEDAAN SELF DISCLOSURE DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN PADA MAHASISWA PENGGUNA SECOND ACCOUNT INSTAGRAM Darmi Febri Erika Putri; Roslinda; Mario Pratama
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 2 No 1 (2024): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v2i1.196

Abstract

Self disclosure merupakan proses pengungkapan diri seseorang dimana memberikan informasi pribadi kepada orang lain. Hal ini mencakup perasaan, pengalaman atau pikiran yang mungkin sebelumnya tidak diketahui oleh orang lain. Pengungkapan diri yang dilakukan biasanya melalui unggahan foto, caption atau komentar yang dilakukan dalam sosial media terutama pengguna second account instagram. Salah satu faktor penyebab pengungkaapan diri seseorang melalui sosial media adalah tipe kepribadian yang dimiliki  individu. Penelitian ini bertujuan melihat perbedaan self disclosure pada mahasiwa pengguna second account instagram ditinjau dari tipe kepribadian. Penelitian kuantitatif dengan metode komparatif dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, data dikumpulkan menggunakan teknik survey dengan menyebar kuesioner secara online. Subjek penelitian berjumlah 45 orang. Pengumpulan data untuk variabel self disclosure menggunakan alat ukur self disclosure yang disusun oleh Wheeless dan Grotz (1976), dan variabel tipe kepribadian menggunakan alat ukur dari Ab (2019) berdasarkan alat ukut International Personality Item Pool-Big Five Factor Marker 25 (IPIP-BFM25) yang awalnya disusun oleh Lewis Goldberg guna mengukur big five personality traits kemudian diadaptasi oleh Akhtar dan Azwar (2018). Analisis data menggunakan teknik uji Kruskal Wallis. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis didapatkan hasil bahwa tidak terdapat perbedaan self disclosure ditinjau dari tipe kepribadian pada mahasiswa pengguna second sccount instagram dengan taraf signifikansi p > 0.235. Berdasarkan nilai rata-rata (mean), self disclosure pada tipe kepribadian openness diperoleh 28.25, pada tipe kepribadian conscientiousness diperoleh 20.62, pada tipe kepribadian extraversion diperoleh 25.92, pada tipe kepribadian agreeableness diperoleh 26.6 dan pada tipe kepribadian neuroticism diperoleh 13.33
Contribution of School Well-Being in Reducing Academic Procrastination Among Student at SMAN 1 Padang Sago Roslinda
In Trend : International Journal of Trends in Global Psychological Science and Education Vol 2 No 1 (2024): In Trend: International Journal of Trends in Global Psychological Science and Edu
Publisher : Causalita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/intrend.v2i1.335

Abstract

This research aims to investigate whether school well-being contributes to reducing academic procrastination among students of SMAN 1 Padang Sago. This research is designed as a quantitative study with a correlational research type. The subjects in this study were 172 students from grades XI and XII at SMAN 1 Padang Sago, with a sampling technique using proportionate stratified random sampling. Data collection techniques for the variable of school well-being were the school well-being scale developed by Rosma (2022) based on the dimensions of school well-being according to Konu & Rimpel (2002), while the variable of academic procrastination was the academic procrastination scale developed by Firdana (2022) based on the dimensions of academic procrastination proposed by Ferrari et al. (1995). The data analysis used in this study was simple linear regression analysis. The results showed that school well-being contributed to reducing academic procrastination among students of SMAN 1 Padang Sago by 14%. It can be concluded that the higher the school well-being, the lower the academic procrastination among students, and vice versa.