This Author published in this journals
All Journal Media Gizi Kesmas
Masithoh, Annisa Alfinur
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemasaran di RSI Surabaya Ahmad Yani Berdasarkan Pendekatan New Wave Marketing Masithoh, Annisa Alfinur
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.514-527

Abstract

Latar Belakang:Penurunan jumlah kunjungan pasien di rumah sakit merupakan salah satu tanggung jawab unit pemasaran. Oleh karena itu, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan pasien adalah dengan menyusun strategi pemasaran yang baik.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan 12 elemen new wave marketing dan menjelaskan secara komprehensif analisis TOWS di RSI Surabaya Ahmad Yani sebagai upaya penyusunan strategi peningkatan jumlah kunjungan pasien.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode in-depth interview dan analisis data sekunder.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSI Surabaya Ahmad Yani telah menerapkan konsep pemasaran 12 elemen new wave marketing dalam kegiatan pemasarannya. Dari hasil temuan isu strategis dan analisis TOWS, diketahui bahwa ancaman terhadap RSI Surabaya Ahmad Yani berada pada elemen coding dan commercialization, untuk peluang terdapat pada elemen clarifying; co-creation; currency; conversation; dan collaboration, untuk kelemahan terdapat pada elemen confirming; communal activation; dan caring, serta untuk kekuatan terdapat pada elemen communitization dan character. Posisi RSI Surabaya A. Yani sendiri berada pada kuadran satu diagram TOWS, sehingga dari hasil temuan tersebut dapat disusun strategi pemasaran yang sesuai.Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini secara umum adalah pada tiap elemen new wave marketing terdapat berbagai hal yang dapat menjadi ancaman, peluang, kelemahan, dan kekuatan rumah sakit.