Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN PREMENSTRUAL SYNDROME PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KABUPATEN BEKASI Nurbaiti, Alissa; Noerfitri, Noerfitri
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 18 No 1 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v18i1.1549

Abstract

Latar Belakang: Kejadian PMS merupakan gangguan yang sering terjadi pada WUS, namun dapat berdampak buruk apabila gejala dirasakan semakin berat. Bagi remaja, kejadian PMS dapat memberikan dampak dari tingkat ringan sampai berat pada aktivitas sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja. Metode: Studi ini merupakan penelitian cross-sectional dengan jumlah sampel 106 siswi yang dipilih secara consecutive sampling. Analisis yang dipergunakan yaitu univariate dan bivariate terhadap pengujian chi-square. Hasil: Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa pada variabel pola makan didapatkan dengan p-value 0,016 (p<0,05) berarti terdapat hubungan antara pola makan dengan kejadian premenstrual syndrome. Pada variabel aktivitas fisik didapatkan p-value 0,024 (p<0,05) berarti terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian premenstrual syndrome. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja. Peneliti memberikan saran bagi institusi diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan banding untuk penelitian berikutnya dan khususnya bagi remaja putri dalam menerapkan gaya hidup sehat, seperti pola makan dan aktivitas fisik agar dapat mencegah atau mengurangi keluhan premenstrual syndrome. Kata kunci : Pola Makan, Aktivitas Fisik, Premenstrual Syndrome
PENANGGULANGAN BALITA WASTING DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (PUSKESMAS) PENGASINAN KOTA BEKASI Noerfitri, Noerfitri; Nurrohmah, Firdha Safinah; Krisila Soegoto, Afifah Dania; Nurbaiti, Alissa; Meilasari, Cici; Amer, Fadhilaiasha; Kirana, Nabila Adzra; Hutapea, Steffi Florencia; Volanda, Tiara
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.917 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v6i2.1231

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu kegiatan yang berupa implementasi program pendidikan di kampus dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara langsung di dunia kerja untuk mencapai tingkat keahlian tertentu. Selain itu PKL merupakan salah satu kegiatan akademik yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa pada program studi tertentu. Pelaksanaan PKL bidang gizi masyarakat ini berlangsung selama satu bulan dimulai dari tanggal 27 Desember 2021 sampai dengan 21 Januari 2022 dan bertempat di Puskesmas Pengasinan Kota Bekasi. Berdasarkan data e-PPGBM, didapatkan posyandu yang memiliki jumlah masalah gizi balita tertinggi yaitu posyandu Camar dan Perkutut 1. Masalah gizi yang banyak ditemukan yaitu pendek, beresiko gizi lebih, dan obesitas, sedangkan berdasarkan data primer didapatkan masalah gizi yang banyak ditemukan yaitu balita kurus atau wasting. Intervensi yang diberikan yaitu berupa penyuluhan guna meningkatkan pengetahuan ibu terkait status gizi balita kurus (wasting). Dengan adanya kegiatan PKL ini diharapkan dapat membantu ibu balita dalam mengatasi masalah gizi balita yang dialami. Berdasarkan uji statistik terdapat peningkatan pengetahuan ibu terkait masalah gizi ditujukan dengan peningkatan nilai median pada uji saphiro-wilk antara hasil pre-test dengan hasil post-test.