Adinda Nur Wulandari Dwi Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Literatur: Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Lingkar Pinggang terhadap Akne Vulgaris Adinda Nur Wulandari Dwi Putri; Mirasari Putri; Mia Yasmina
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10539

Abstract

Abstract. A literature study was carried out to find and compile appropriate data regarding the role of body mass index and waist circumference on acne vulgaris. The method applied was to combine previous research to determine the role of body mass index on acne vulgaris. From the studies that have been conducted, it was found that there is a role of body mass index in acne vulgaris. Another result obtained is the role of waist support in acne vulgaris. From this it can be concluded that body mass index and waist circumference contribute to the occurrence of acne vulgaris with the contribution of fat which can synthesize androgen hormones. Androgen hormones can influence acne formation by increasing follicular epidermal hyperproliferation. Abstrak. Studi literatur dilaksanakan untuk mencari dan menyatukan data yang sesuai tentang peranan indeks massa tubuh dan lingkar pinggang terhadap akne vulgaris. Metode yang diaplikasikan adalah dengan menggabungkan penelitian sebelumnya untuk mendapatkan peranan indeks massa tubuh terhadap akne vulgaris. Dari studi yang telah dilakukan, didapatkan adanya peran indeks massa tubuh terhadap akne vulgaris. Hasil lain yang didapaktan adalah adanya peran lingkar pinggang terhadap akne vulgaris. Dari hal tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa indeks massa tubuh dan lingkar pinggang mempunyai andil terhadap kejaidan akne vulgaris dengan kontribusi lemak yang dapat mensintesis hormon androgen. Hormon androgen dapat memengaruhi pembentukan akne dengan meningkatkan hiperproliferasi epidermis folikel.