Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM PENYEWAAN KAPAL DAN SURVEI OPERASIONAL PADA PT. MITSI CITRA MANDIRI Gea, Noferman; Muhammad A Naim
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3503

Abstract

Penyewaannya disepakati untuk waktu tertentu. Pertama ada pemiliknya, siapa membiarkan kapalnya, lalu ada penyewa, yang mencarter kapal itu. Kedua perjanjian itu yang disebutkan di atas mungkin tidak bisa disamakan dengan gagalnya perjanjian. Harga yang dibayar oleh penyewa atas jasa yang diberikan oleh pemilik kapal adalah disebut menyewa. Sewa biasanya dibayar bulanan di muka selama periode tersebut penyewa memiliki kapal yang siap digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode berpikir deduktif (metode deduktif), yang menganalisis fenomena pengetahuan umum atau fakta umum menemukan kesimpulan tertentu) dan di temukan survey di kapal PT. Mitsi Citra Mandiri berjalan dengan prosedur hire system, ini sebut awal masa kontrak pembatalan penyewaan ini di biasa berasal dari kedua belah pihak antara pemilik kapal karna ketidak sesuaian dengan tanggungjawab yang di berikan oleh penyewa kepada pemilik kapal sedangkan penyewa yang tidak menggunakan kapal itu di sebabkan kondisi kapal tidak sesuai dengan standar keselamatan pelayaran.
STRATEGI MANAJEMEN OPERASIONAL PELAYARAN DALAM SITUASI KRISIS EKONOMI Gea, Noferman
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3507

Abstract

Kebutuhan industri tidak terlepas dari dukungan transportasi laut dalam pengadaan segala material untuk keperluan industri. permintaan jasa pelayaran sangat fluktuatif dimana spesifikasi kargo dan peramalan situasi pasar merupakan hal yang harus di perhatikan perusahaan jasa pelayaran. Permintaan jasa pelayaran tidak terlepas dari situasi dan kondisi perubahan harga pasar, minimnya ketersediaan armada, biaya pelayanan dan fasilitas penanganan cargo adalah kecenderungan pasar yang dapat berubah ubah, perubahan ini juga dapat terjadi pada biaya bunker yang semakin meningkat sehingga perusahaan jasa pelayaran dalam mengambil keputusan memiliki daya jangkauan yang kuat mengenal situasi dan kondisi atau permasalahan di dalam pasar dan penyesuaian biaya operasional dan pendapatan yang di peroleh. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (penelitian berbasis kualitatif), menggunakan metode pemikiran deduktif (metode deduktif). Fenomena peningkatan biaya bunker dan biaya operasional termasuk situasi dan kondisi pelayaran, merupakan hal yang harus di perhatikan oleh jasa pelayaran jika ingin bertahan di pasar pengangkutan
MENGELOLA HUBUNGAN PELANGAN MELALUI PENINGKATAN PELAYANAN JASA PELABUHAN Gea, Noferman
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3512

Abstract

Pelayanan pelabuhan mempunyai perhatian penuh terhadap pelayanan karena berdampak pada perilaku pelanggan. Meningkatnya kebutuhan pengadaan material industri tidak lepas dari dukungan logistik terpadu baik pengadaan bahan baku, barang setengah jadi, maupun barang jadi. Salah satunya adalah pelabuhan. bahwa pelabuhan berperan sebagai jaringan bisnis global yang memiliki proposisi nilai global tergantung pada kemampuan pelabuhan dalam mengembangkan kompetensi, sumber daya manusia, dan kapabilitasnya melalui pendekatan kepada pelanggannya. Yang berkaitan dengan pengelolaan retensi pelanggan dan hubungan serta timbal balik layanan tersebut sehingga memberikan manfaat bagi organisasi seperti loyalitas dan profitabilitas jangka panjang. Keberhasilan pendekatan pelanggan dapat dilihat dari interaksi organisasi dengan pelanggan. Pendekatan pelanggan dilakukan oleh pegawai pelayanan pelabuhan. Hubungan ini memiliki titik dekat dimana keduanya saling berinteraksi. Pemahaman pendekatan terhadap pelanggan adalah perusahaan harus melibatkan sumber daya melalui rekayasa ulang proses bisnis di seluruh perusahaan, lintas fungsi, dan fokus pada pelanggan. Perusahaan yang sukses mengukur nilai yang dirasakan pelanggan dan menggunakan hasilnya untuk merancang bauran pemasaran yang tepat yang menciptakan nilai bagi perusahaan dan pelanggannya