Perkembangan bisnis Coffee Shop memunculkan berbagai banyak merk baru yang mulai memasuki pasar bisnis food and beverages. Cepatnya pertumbuhan bisnis Coffee Shop berjalan seiring dengan peningkatan permintaan konsumen terhadap produk minuman siap saji terutama produk Kopi. Perubahna gaya hidup banyak mempengaruhi cara konsumen dalam mengonsumsi produk kopi yang tidak hanya menuntut adanya rasa enak tetapi juga fungsi dan manfaat lain misalnya suasana dan penyediaan tempat. Saat ini terdapat dua brand Coffee Shop yang popular yaitu Kopi Janji Jiwa dan Kopi Fore. Karya ilmiah ini merumuskan masalah bagaimana presepsi pelanggan terhadap bauran pemasaran pada brand Kopi Janji Jiwa dan Kopi Fore. Tujuan penulisan dilakukan untuk mengetahui presepsi konsumen terahdap bauran pemasaran yang mampu dilakukan oleh setiap brand. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survey. Teknik pengambilan sampel dilakukan melalui accidental sampling, didapatkan 33 konsumen yang dapat ditemui dan bersedia mengisi survey selama 14 hari pengamatan. Hasil didapatkan bahwa kedua brand baik Kopi Janji Jiwa maupun Fore memiliki capaian responden secara keseluruhan yaitu Baik. Namun Kopi Janji Jiwa mampu mendapatkan nilai capaian responden lebih tinggi dari Kopi Fore. Kopi Janji Jiwa mendapat nilai capaian responden sebesar 86,87% sedangkan Kopi Fore mendapatkan total capaian responden sebesar 86,11%. Maka perbedaan presepsinya overall hanya tipis sekali. Perbedaan selanjutnya yaitu pada presepsi konsumen pada Kopi Janji Jiwa mayoritas menyatakan bahwa brand Kopi Janji Jiwa Amat baik sedangkan Kopi fore konsumen mayoritas menyatakan bauran pemasaran brand Kopi Fore baik.