Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MUSEUM AKUATIK BERARSITEKTUR BIOKLIMATIK DI KOTA SEMARANG Vania Whardhany, Syahda
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman hayati di perairan Indonesia menghadapi berbagai ancaman dan tantangan dari sumber daya alami dan manusia. Saat ini, museum akuatik di Indonesia masih terbatas dan tidak efektif, bahkan belum ada di Kota Semarang. Tujuan dari perancangan Museum Akuatik Berarsitektur Bioklimatik di Kota Semarang ini adalah membuat bangunan yang ramah lingkungan yang menjadi sarana edukasi, penelitian, konservasi, dan rekreasi yang efektif dan menarik bagi masyarakat luas. MUSEUM AKUATIK adalah lembaga atau lembaga yang berfokus pada pengumpulan, pelestarian, penelitian, dan pameran artefak dan benda-benda yang terkait dengan kehidupan di perairan atau akuatik. Semarang Aquatic Museum menerapkan pendekatan Arsitektur Bioklimatik yaitu menerapkan prinsip penggunaan desain pasif surya dan bioklimatik yang hemat energi. Ini dilakukan dengan menggunakan energi alami yang berasal dari lingkungan sekitar bangunan.