Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SENTUL INTERNATIONAL CIRCUIT: REDESAIN KAWASAN SIRKUIT SENTUL DAN FASILITAS PENDUKUNG GUNA MENCAPAI HOMOLOGASI SIRKUIT TINGKAT SATU FIA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER Faishal, Anjeli Putri Shaina
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sentul International Circuit (SIC) merupakan salah satu potensi besar Indonesia dalam mengembangkan industri otomotif, terutama dalam ajang balap motor dan mobil baik tingkat nasional maupun internasional. SIC memiliki sejarah yang panjang sejak selesai dibangun pada tahun 1993 dan telah menjadi pusat kegiatan balap di Indonesia, bahkan pernah menjadi tuan rumah ajang balap MotoGP pada tahun 1997. Namun krisis ekonomi moneter menghambat rencana awal untuk menjadikan SIC sebagai tuan rumah pertama ajang balap Formula One di Indonesia. Saat ini, meskipun SIC masih beroperasi, fasilitasnya yang tua dan belum memenuhi standar regulasi baru membuat SIC belum layak memperoleh homologasi dari Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) untuk menjadi sirkuit tingkat satu, yang merupakan syarat mutlak bagi penyelenggaraan ajang balap Formula One (F1), dan akhirnya sekarang hanya mampu menyelenggarakan beberaapa ajang balap seperti ISSOM dan Asia Telent Cup. Penulis, sebagai seorang mahasiswi arsitektur dan penggemar ajang balap F1, bertekad untuk menggunakan pengetahuan dan keterampilannya dalam merancang ulang SIC dan fasilitas pendukungnya. Melalui pendekatan arsitektur kontemporer, penelitian ini akan menggambarkan potensi SIC sebagai tuan rumah ajang balap F1 pertama di Indonesia. Pendekatan ini dipilih karena arsitektur kontemporer mampu mengakomodasi kebutuhan teknis dan estetika yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas SIC sesuai dengan standar FIA. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan SIC menjadi sirkuit yang memenuhi standar internasional dan mampu menjadi tuan rumah ajang balap F1 di masa depan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam industri otomotif global. Kata Kunci: Sentul International Circuit; Formula One; Homologasi Sirkuit Tingkat satu; Arsitektur Kontemporer