Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dengan model problem based learning berbantuan cabri 3D terhadap kemampuan pemecahan masalah dan self efficacy siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kota Denpasar Utara. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian posttest-only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kota Denpasar Utara, yang terdiri dari 325 orang siswa. Sebanyak 117 siswa, dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Pengumpulan datanya menggunakan metode tes essay untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah siswa dan metode non tes berupa angket untuk mengukur self efficacy siswa. Data dianalisis dengan menggunakan analisis MANOVA berbantuan program IBM SPSS Statistic 25.00 for Windows. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan secara simultan kemampuan pemecahan masalah dan self efficacy antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model problem based learning berbantuan cabri 3D dengan siswa yang mengikuti pembelajaran direct learning. Kedua, terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model problem based learning berbantuan cabri 3D dengan siswa yang mengikuti pembelajaran direct learning. Ketiga, terdapat perbedaan self efficacy antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan dengan model problem based learning berbantuan cabri 3D dengan siswa yang mengikuti pembelajaran direct learning. Berdasarkan temuan-temuan tersebut disimpulkan bahwa model problem based learning berbantuan cabri 3D berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah dan self efficacy siswa.