Lekatompessy, Lendris
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MICHAEL AMALADOSS DAN TEOLOGI PERJUANGAN DARI FILIPINA Lekatompessy, Lendris
NOUMENA: Jurnal Sosial Humaniora dan Keagamaan Vol 2, No 1 (2021): NOUMENA: Jurnal Sosial Humaniora dan Keagamaan
Publisher : IAKN AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.543 KB) | DOI: 10.37196/nojisok.v2i1.260

Abstract

Penelitian yang berjudul Michael Amalados dan Teologi Perjuangan dari Filipina berisi tentang kajian Teologi terhadap perubahan dan tantangan-tantangan yang terjadi dalam revolusi industri 4.0. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah Teologi perjuangan dimaknai dengan dari dan dalam perjuangan bukan tentang perjuangan. Teologi ini merupakan sebuah refleksi orang-orang Kristen Filipina untuk membebaskan orang-orang miskin yang tertindas. Teologi ini juga disebut dengan teologi rakyat (umat) yang dipenuhi oleh Koreo. Tokoh-tokoh pemikiran dari teologi ini adalah Fr. Louei Hechanova, Edicio de La Torre dan lain-lainnya. Pemikiran mereka dipengaruhi teologi pemikiran Amerika Latin pada saat keikut-sertaan mereka dalam Asosiasi Ekonomi Para Teologi Dunia Ketiga tahun 1970-an. Refleksi dari pemikiran tersebut melahirkan sebuah gerakan yang disebut dengan “EDSA” atau Revolusi EDSA (Perayaan). Melalui revolusi ini juga kekuasaan diktatoran Ferdinand Marcos digulingkan (tahun 1986). Darisitulah muncul pemikiran pembebasan teologi perjuangan yakni spiritual baru, eklesia baru, analisis sosial baru, dan analisis sosial baru yang diperkuat dengan praktek ZEN.
Kepribadian yang Tangguh dalam menghadapi Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0 (Suatu Kajian Teologis terhadap 2 Timotius 2:1-13) Lekatompessy, Lendris
NOUMENA: Jurnal Sosial Humaniora dan Keagamaan Vol 1, No 1 (2020): NOUMENA: Jurnal Sosial Humaniora dan Keagamaan
Publisher : IAKN AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.959 KB) | DOI: 10.37196/nojisok.v1i1.94

Abstract

ABSTRACTThe study, entitled Tough Personality in Facing Challenges in the Industrial Revolution Era 4.0 contains theological studies of changes and challenges that occurred in the industrial revolution 4.0. The method used in this research is qualitative using a literature study approach. The results achieved in this study are that the industrial revolution 4.0 has disrupted various dynamics of community life in various fields of public life, not only in the technological field, but also in other fields such as in theology. To overcome this era, it is necessary to have a strong personality (hardiness) as a basis for reference in dealing with it. In addition, how to overcome this era in relation to the analysis conducted by researchers in 2 Timothy 2: 1-13, reveals that in the face of challenges and changes that occur in the industrial revolution 4.0 we must be as personal as a good soldier, who struggles with full commitment to Christ Jesus who has it; like a sportsman who competes according to the rules to get the crown, and also like a farmer who works hard and enjoys the results.Keywords : hardiness, industrial revolution 4.0, TimothyABSTRAKPenelitian yang berjudul Kepribadian yang Tangguh dalam menghadapi Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0 berisi tentang kajian Teologi terhadap perubahan dan tantangan-tantangan yang terjadi dalam revolusi industri 4.0. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah bahwa revolusi industri 4.0 telah mendisrupsi berbagai dinamika kehidupan masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, tidak hanya dalam bidang teknologi saja, namun juga dalam bidang yang lain seperti dalam bidang Teologi. Untuk mengatasi era tersebut maka diperlukan kepribadian yang tangguh (hardiness) sebagai dasar acuan dalam menghadapinya. Selain itu, cara mengatasi era ini dalam kaitannya dengan analisa yang dilakukan peneliti dalam 2 Timotius 2:1-13, mengungkapkan bahwa dalam menghadapi tantangan dan perubahan yang terjadi dalam revolusi industri 4.0 kita harus menjadi pribadi sama seperti seorang prajurit yang baik, yang berjuang dengan komitmen penuh kepada Yesus Kristus yang memilikinya; seperti seorang olahragawan yang bertanding sesuai aturan untuk memperoleh mahkota; dan juga seperti seorang petani yang bekerja keras dan menikmati hasilnya.Kata Kunci : pribadi tangguh, revolusi industri 4.0, Timotius