Haq, Zihni Ainul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Narasi Toleransi Beragama Pada Akun Youtube “Jeda Nulis” Haq, Zihni Ainul
PUSAKA Vol 10 No 1 (2022): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/pusaka.v10i1.673

Abstract

Tulisan ini mengungkapkan makna narasi toleransi beragama pada akun Youtube “Jeda Nulis” dalam vlog “Indonesia Rumah Bersama: Bhinneka Tunggal Ika” oleh Habib Husein Ja’far Al-Hadar. Media sosial saat ini terus mengalami kemajuan dalam mentransformasikan pesan-pesan positif mengenai toleransi beragama sebagai hal yang sangat penting dipraktikkan oleh masyarakat. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka. Data-data penelitian dikumpulkan dari Youtube milik Habib Ja’far dalam bentuk dokumentasi video. Analisis data menggunakan semiotika dengan menerapkan teori Roland Barthes. Bentuk analisis data yaitu menentukan dan menafsirkan pesan toleransi beragama yang saat ini sering kita temui di media sosial. Makna semiotika dari teori Roland Barthes terdiri dari tiga makna yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Tiga makna tersebut diyakini mampu mengungkap simbol dan pesan yang sebenarnya terkandung dibalik ceramah atau nasihat pesan toleransi beragama pada akun youtube “Jeda Nulis” dengan judul video “Indonesia Rumah Bersama: Bhinneka Tunggal Ika”. Hasil kajian menunjukkan bahwa makna toleransi, adalah: pertama, berisi pesan pentingnya rasa saling menghormati perbedaan satu sama lain; kedua, menjaga persaudaraan antar umat beragama dan memelihara persatuan bangsa Indonesia serta berlomba-lomba berbuat kebaikan; dan ketiga, agama Islam diturunkan untuk seluruh makhluk di muka bumi ini atau rahmatan lil alamin. Ketiga narasi toleransi beragama tersebut berimplikasi terhadap lahirnya tatanan sosial dalam konteks masyarakat bhinneka dan penguatan kehidupan kebangsaan dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.