Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Struktur Ajaran dan Fungsi Pendidikan Agama Hindu Dalam Lontar Cempaka Wilis Dyatmika, I Kadek Wahyu; Sudarsana, I Ketut
PUSAKA Vol 12 No 1 (2024): Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/pusaka.v12i1.1468

Abstract

Pendidikan Agama Hindu memiliki peranan vital dan krusial dalam perkembangan moral, spiritual dan intelektualitas siswa ditengah gempuran dampak negatif dari era globalisasi. Pendidikan Agama Hindu bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki pengetahuan tentang teknologi, kebudayaan, pengendalian diri, kecerdasan mental, akhlak mulia dan peningkatan spiritual keagamaan. Pendidikan Agama Hindu tidak hanya terbatas dalam proses pembelajaran di kelas atau lembaga pendidikan formal lainnya, tetapi dapat dipelajari dengan membaca dan memahami karya sastra Hindu yang kental akan nilai moral dan tattwa. Karya sastra Hindu tersebut sangat dihormati dan dijunjung tinggi keberadaannya khususnya bagi masyarakat Bali. Bali menyimpan ribuan karya sastra Hindu yang terekam dan diawetkan pada daun lontar. Sehingga lontar dapat difungsikan sebagai perekam pengetahuan. Salah satu bentuk karya sastra Bali purwa yang mengandung banyak ajaran Pendidikan Agama Hindu adalah Lontar Cempaka Wilis. Lontar ini banyak membahas mengenai kepercayaan terhadap Tuhan, kekuatan magis dan konsep Rwa Bhineda. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mempergunakan metode pengumpulan data dokumentasi, wawancara dan studi kepustakaan, kemudian data dianalisis dengan metode analisis data hermeneutika, diakhiri dengan penyajian hasil analisis data dengan teknik penyajian hasil analisis data deduktif induktif. Penelitian ini memperoleh hasil berupa struktur ajaran Pendidikan Agama Hindu dalam Lontar Cempaka Wilis (ajaran Panca Sradha, Rwa Bhineda, Panca Maha Bhuta dan Tri Hita Karana) dan fungsi Pendidikan Agama Hindu dalam Lontar Cempaka Wilis (fungsi nyomya unsur bhuta kala). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membedah secara mendalam struktur ajaran dan fungsi Pendidikan Agama Hindu dalam Lontar Cempaka Wilis sebagai refleksi diri dalam mengarahkan pikiran dan tindakan. Kata Kunci: struktur ajaran, fungsi, pendidikan agama hindu
STRUKTUR AJARAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM GEGURITAN BUDI PEKERTI Dyatmika, I Kadek Wahyu; Sutriyanti, Ni Komang; Widiantana, I Kadek
UPADHYAYA: JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2024): Bahasa Indonesia
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/up.v5i1.2761

Abstract

Character education when viewed in the context of education in Indonesia refers to 18 noble values originating from the nation's culture and o foster the personality of the next generation (the younger generation). The teachings of character education can not only be found through learning in schools but can be seen in geguritan literary works. Geguritan Budi Pekerti is one of Bali Purwa's literary works which contains ethical and Hindu religious values. The problem that is studied in this scientific article is the structure of the teaching of character education in ethical behavior. The theory used in this study is Hans Georg Gadamer's Hermeneutical Theory which is strongly related to the interpretation of literary works and Charles Sanders Pierce's Semiotic Theory to study the doctrinal structure (icon) in Geguritan Budi Pekerti. This research is a qualitative research conducted by data collection methods through interviews, documentation, and literature study. The collected data were analyzed using the hermeneutic data analysis method and presented using inductive deductive techniques. The results of this study are in the form of a structure of character education teachings in Geguritan Budi Pekerti that is religious teachings, tolerance, honesty and social care.