Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI SISTEM PENYIRAMAN OTOMATIS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI DESA PUDAK KULON Salam, Faizal Firdaus; Hakim , Aprizal Dendy Luqman; Manggala , Alwi Akmal; Ma'rufi , Adam; Febriyanti , Farah Afi; Mukti , Febri Husna Pradila; Ananda , Fadell Raditya; Maulana , Abrar Putra; Widodo , Fajar Tri; Madisanto , Dendi; Mahestra , Ady Putra; Saputra , Recky Anggun; Haludi , Fatkhurrohman; Huda , Fajar Miftahul; Muhsinn, Mohammad
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penyiraman tanaman di taman alun-alun Desa Drajat melalui penerapan sistem penyiraman otomatis berbasis Timer Relay. Penyiraman manual sering kali tidak konsisten dan memakan waktu serta tenaga. Sistem otomatis ini dirancang untuk memastikan penyiraman terjadwal dan terukur, serta mempermudah perawatan tanaman tanpa perlu intervensi manual. Melalui sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan warga, pengetahuan masyarakat tentang teknologi penyiraman otomatis meningkat hingga 70%. Teknologi ini juga telah diuji di berbagai lokasi seperti Taman Sehat Desa Segoro Tambak dan halaman Balai Desa Lemujut, menunjukkan hasil yang signifikan dalam mengoptimalkan penggunaan air dan meningkatkan hasil panen tanaman seperti cabai dan tomat. Penggunaan Timer H3CR A8 dan solenoid valve dalam sistem ini memungkinkan pengaturan waktu penyiraman secara otomatis, baik dalam mode on-delay maupun off-delay. Penerapan teknologi penyiraman otomatis tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, tetapi juga memperbaiki kualitas pengelolaan air dan meningkatkan produktivitas pertanian.
IMPLEMENTASI PROGRAM SOSIALISASI STUNTING: MEMBANGUN KESADARAN KOLEKTIF UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT AKAN GIZI ANAK DI DESA PUDAK KULON Salam, Faizal Firdaus; Hakim , Aprizal Dendy Luqman; Manggala , Alwi Akmal; Ma'rufi, Adam; Febriyanti , Farah Afi; Mukti , Febri Husna Pradila; Ananda , Fadell Raditya; Maulana , Abrar Putra; Widodo , Fajar Tri; Madisanto , Dendi; Mahestra , Ady Putra; Saputra , Recky Anggun; Haludi , Fatkhurrohman; Huda , Fajar Miftahul; Muhsinn, Mohammad
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah masalah kesehatan yang signifikan yang disebabkan oleh kekurangan gizi yang berkelanjutan yang mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak. Program sosialisasi stunting di Desa Pudak Kulon dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memberi anak makanan yang baik sejak dini. Memanfaatkan kolaborasi dengan kegiatan posyandu dan dukungan dari Duta Genre Ponorogo sebagai fasilitator utama, program ini berhasil. Penyuluhan, diskusi kelompok, dan mendorong kebiasaan makan yang sehat dan kebersihan adalah bagian dari aktivitas. Evaluasi menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat tentang pentingnya nutrisi anak telah meningkat. Ini juga menunjukkan perbaikan dalam pola asuh dan perilaku yang berkaitan dengan kesehatan. Selain itu, melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif, komunitas ini berhasil melibatkan kelompok ibu muda dan remaja. Penggabungan posyandu dan duta genre telah terbukti efektif dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran tentang cara mencegah stunting di tingkat nasional. Stunting dapat menyebabkan peningkatan morbiditas dan mortalitas pada masa balita, serta penurunan fungsi kognitif dan psikologis pada masa sekolah. Faktor-faktor yang sangat berperan dalam masalah stunting termasuk penyakit infeksi dan asupan energi dan zat gizi yang tidak memadai. Level plasma insulin growth factor 1 (IGF-1), protein matriks tulang, dan faktor pertumbuhan yang penting untuk formasi tulang dipengaruhi oleh jumlah dan kualitas protein yang dikonsumsi. Menurut data dari dinas Kesehatan kabupaten Ponorogo pada tahun 2023 ada sekitar 18,39 persen anak di Kecamatan Pudak yang terindikasi stunting.