This Author published in this journals
All Journal Pondasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA KEBUTUHAN MINIMUM FASILITAS PRASARANA BANDAR UDARA KHUSUS PERAIRAN BENETE DALAM RANGKA ANTISIPASI PELAYANAN KEPENTINGAN UMUM Kurniawan, Boris Hidro
Pondasi Vol 28, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNISSULA Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pondasi.v28i1.30956

Abstract

PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (PT. AMNT) adalah perusahaan tambang nasional yang terletak di Desa Benete, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Pada tahun 2016, PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) telah mengakuisisi kepemilikan saham dari perusahaan internasional yang bernama PT. Newmont Nusa Tenggara. PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (PT. AMNT) saat ini telah dilengkapi fasilitas simpul transportasi berupa bandar udara perairan yang berstatus khusus dan pelabuhan. Data BPS (2010-2019) menunjukkan bahwa jumlah penduduk di Kabupaten Sumbawa Barat dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Dilihat dari komoditas yang dihasilkan, Kabupaten Sumbawa Barat mempunyai peran penting sebagai penyuplai beberapa bahan olahan dari komoditas pangan dan ternak seperti padi, kelapa, sapi, ayam buras, dan rumput laut. Beberapa komoditas memerlukan pengiriman yang cepat untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan/pembusukan. Guna mengakomodir kepentingan tersebut maka diperlukan moda transportasi udara yang memiliki flexibilitas dalam menjangkau daerah-daerah terpencil. Menurut UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, bandar udara yang berstatus khusus dapat berubah menjadi bandar udara yang dapat melayani kepentingan umum setelah terpenuhinya persyaratan ketentuan bandar udara umum. Penelitian dimaksudkan untuk memberikan gambaran identifikasi kebutuhan minimum fasilitas prasarana di Bandara Khusus Perairan Benete apabila akan digunakan untuk melayani kepentingan umum. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif melalui observasi dokumen peraturan untuk mengevaluasi ketersediaan fasilitas prasarana Bandara Khusus Perairan Benete terhadap kebutuhan minimum fasilitas prasarana untuk dapat melayani kepentingan umum. Hasil analisa menunjukkan bahwa fasilitas prasarana yang tersedia di Bandara Khusus Perairan Benete belum memenuhi kebutuhan minimum fasilitas prasarana untuk dapat melayani kepentingan umum.