Faruqi, Imam
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai Tasawuf Imam Junaid Al-Baghdadi Sebagai Qadi Faruqi, Imam; Fauziyatur Rohmah, Laila
Spiritualita Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v7i1.1013

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kepemimpinan salah satu sufi terbaik pada periode awal kemunculan ilmu tasawuf yang bernama Abu-Qasim Al-Junaid bin Muhammad bin Al-Junaid Al-Khazzaz Al-Qawairi Nihawandi Al-Baghdadi. Penelitian ini mencoba memaparkan ketika Imam Junaid menjadi kepala Qadi di Baghdad yang menggunakan tiga teori pokok tasawuf. yaitu; mitsaq, fana, dan tauhid. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian literature atau library research. Berdasarkan kepada kepemimpinan beliau menjadi Qadi yang berlandaskan tiga teori tersebut, penulis menyimpulkan bahwa Imam Junaid Al-Baghdadi berhasil mendamaikan antara ahli tasawuf dan ulama fiqih, berhasil meruntuhkan stigma tentang ajaran tasawuf yang dianggap sesat, serta pemikiran tasawuf Imam Junaid Al-Baghdadi adalah makna tasawuf yang lebih sederhana juga mudah diterima oleh seluruh kalangan umat muslim.
Nilai Tasawuf Imam Junaid Al-Baghdadi Sebagai Qadi Faruqi, Imam; Rohmah, Laila Fauziyatur
Spiritualita Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v7i1.1013

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kepemimpinan salah satu sufi terbaik pada periode awal kemunculan ilmu tasawuf yang bernama Abu-Qasim Al-Junaid bin Muhammad bin Al-Junaid Al-Khazzaz Al-Qawairi Nihawandi Al-Baghdadi. Penelitian ini mencoba memaparkan ketika Imam Junaid menjadi kepala Qadi di Baghdad yang menggunakan tiga teori pokok tasawuf. yaitu; mitsaq, fana, dan tauhid. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian literature atau library research. Berdasarkan kepada kepemimpinan beliau menjadi Qadi yang berlandaskan tiga teori tersebut, penulis menyimpulkan bahwa Imam Junaid Al-Baghdadi berhasil mendamaikan antara ahli tasawuf dan ulama fiqih, berhasil meruntuhkan stigma tentang ajaran tasawuf yang dianggap sesat, serta pemikiran tasawuf Imam Junaid Al-Baghdadi adalah makna tasawuf yang lebih sederhana juga mudah diterima oleh seluruh kalangan umat muslim.