Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KOTA BENGKULU TAHUN 2018 Sembiring, Elysabeth; Lumruan Sihombing, Lidwina Trieleventa
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v10i2.1327

Abstract

Latar Belakang: Abortus merupakan salah satu dari lima penyebab kematian ibu yang disebabkan oleh infeksi. Angka kejadian Abortus Inkomplit di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu setiap tahun mengalami peningkatan. Tahun 2016 sebanyak 30 (23,6%) dan tahun 2017 meningkat sebanyak 45 kasus (30,2%). Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Abortus Inkomplit di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu tahun 2018. Metode: Jenis penelitian ini yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan case control. Jumlah sampel 150 dengan perbandingan 1:1 untuk kelompok kasus dan kontrol. Metode analisis menggunakan uji statistik Chi Square dan hasil uji regresi logistik ganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus inkomplit meliputi usia ibu (p=0,003; OR 2,855), paritas (p=0,014; OR 2,379), pekerjaan (p=0,031; OR 2,182), dan riwayat abortus (p=0,001; OR 3,455). Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa usia ibu merupakan faktor yang paling dominan terhadap kejadian abortus inkomplit (p=0,000; Exp (B) 5,529; CI 95% 2,328-13,130). Kesimpulan: Bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar dapat memberikan konseling kepada ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan sehingga komplikasi kehamilan dan persalinan dapat di deteksi secara dini.