Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODAL KERJA DAN PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2020-2022 Stephanie Anni Melissa
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): October: Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v2i3.185

Abstract

Perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mempunyai tujuan yang sama dengan perusahaan lainnya yaitu memaksimalkan pendapatan. Manajemen modal kerja dan perputaran piutang merupakan faktor penting yang mungkin mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan dalam situasi ini. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa perbaikan pengelolaan modal kerja dan piutang perusahaan dapat menyebabkan peningkatan laba. Perusahaan-perusahaan yang terdaftar di subsektor makanan dan minuman di BEI akan dinilai dampaknya terhadap profitabilitas pada tahun 2020 hingga 2022. Teknik penelitian kuantitatif yang didasarkan pada metodologi deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Industri makanan dan minuman telah melakukan sejumlah IPO antara tahun 2020 hingga 2022 di BEI. Sebagai sumber pelengkap, kami mengandalkan www.idx.co.id dan laporan keuangan tahunan perusahaan. Kami menggunakan uji regresi linier berganda untuk menguji data dan menentukan dampak modal kerja dan perputaran piutang terhadap profitabilitas pada saat yang bersamaan. Data menunjukkan bahwa antara tahun 2020 hingga 2022, perputaran piutang dan modal kerja secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang besar terhadap profitabilitas perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI. Peningkatan pengelolaan modal kerja dan piutang dapat menghasilkan profitabilitas yang lebih tinggi, menurut penelitian. Penelitian selanjutnya harus mencakup ukuran sampel yang lebih besar dan lebih banyak faktor untuk memberikan saran yang lebih baik kepada manajemen organisasi dalam pengambilan keputusan keuangan.
Pengaruh Modal Kerja dan Perputaran Piutang terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar Di BEI Tahun 2020-2022 Stephanie Anni Melissa
Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak Vol. 1 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak (JIEAP)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jieap.v1i2.146

Abstract

Companies in the food and beverage sector that are listed on the Indonesian Stock Exchange have the same goal as any other company: to maximize earnings. Working capital management and accounts receivable turnover are critical factors that might affect a company's financial performance in this setting. Previous studies have shown that improved management of a company's working capital and receivables may lead to increased earnings. Listed businesses in the food and beverage subsector on the IDX will have their working capital and receivables turnover assessed for their impact on profitability from 2020 to 2022. A quantitative research technique grounded on descriptive methodology is used in this study. The food and beverage industry had a number of IPOs between 2020 and 2022 on the IDX. As supplementary resources, we rely on www.idx.co.id and the company's annual financial report. We used a multiple linear regression test to examine the data and determine the impact of working capital and receivables turnover on profitability at the same time. Data shows that between 2020 and 2022, receivables turnover and working capital together have a major impact on the profitability of IDX-listed food and beverage subsector firms. Improved management of working capital and receivables may lead to higher profitability, according to the research. Future studies should include a larger sample size and more factors to better advise organizational management on financial decision-making.