Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN NELAYAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI DESA TULEHU KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH Ingriyani Banyal; Nurul Amalia; Umi Kalsum Hehanussa
JEBIMAN : Jurnal Ekonomi, Bisnis, Managemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 5 (2024): SEPTEMBER
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The lives of fishing communities in Indonesia who live in coastal areas are synonymous with low welfare (poverty) and backwardness. In this case, the fishing community has its own social characteristics which are very different from other community groups, especially the fishing community on the coast of Tulehu State, Central Maluku Regency, where the majority of the population makes their living as fishermen. This research aims to find out 1). How is Empowerment carried out by the Tuna Abadi fishermen group in Tulehu Country 2). What is the level of welfare of Tuna Abadi fishing families in Tulehu Country. This type of research is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, documentation. Qualitative data analysis techniques include data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this research show that 1). Efforts made by the "Tuna Abadi" fishermen group to empower the fishing community in Tulehu Village include training on fishing procedures, procurement of fishing equipment such as boats and fishing lines, as well as strengthening in the areas of catch management, cooperative budget management and maintaining distribution channels for marketing the catch. 2). The empowerment carried out by the Tuna Abadi fishermen group for the community and its members has had an impact on reducing the number of unemployed and increasing the economic welfare of the people. This is proven by the average fishing catch which has increased to 1-2 tons of fish per one trip to the sea.
PERAN PEREMPUAN PAPALELE DALAM MENUNJANG EKONOMI KELUARGA DI DESA TULEHU KABUPATEN MALUKU TENGAH Umi Kalsum Hehanussa; Saira
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 7 No 2 (2026): Januari
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v7i2.64605

Abstract

Abstrak Peran Perempuan Papalele Dalam Menunjang Ekonomi Keluarga di Desa Tulehu Kabupaten Maluku Tengah. Papalele merupakan aktivitas perdagangan tradisional yang dilakukan oleh perempuan di Desa Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, sebagai bagian dari strategi ekonomi rumah tangga masyarakat pesisir. Keterlibatan perempuan dalam aktivitas ini mencerminkan peran signifikan sektor informal dalam menopang perekonomian keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan papalele dalam menunjang ekonomi keluarga serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong keterlibatan mereka dalam aktivitas papalele. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap perempuan papalele di Desa Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menekankan pada pemaknaan pengalaman subjek penelitian terkait kontribusi ekonomi, peran domestik, dan dinamika kerja di sektor informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan papalele berperan signifikan dalam meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan dan pendidikan. Meskipun berada di sektor informal dengan pendapatan yang relatif tidak stabil, aktivitas papalele memberikan kontribusi finansial yang substansial terhadap pendapatan rumah tangga. Selain itu, perempuan papalele menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah dan pengelola rumah tangga, yang menuntut kemampuan adaptasi dan ketangguhan dalam menghadapi beban kerja serta tekanan ekonomi. Aktivitas papalele juga memperkuat kemandirian ekonomi perempuan dan kapasitas mereka dalam pengelolaan keuangan keluarga. Faktor pendorong keterlibatan perempuan dalam aktivitas papalele meliputi keterbatasan akses terhadap lapangan kerja formal, dukungan nilai budaya lokal yang mengakui peran perempuan dalam ekonomi keluarga, dan Modal usahanya yang relative rendah. Secara keseluruhan, perempuan papalele memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi lokal di wilayah pesisir Maluku, khususnya di Desa Tulehu. Kata Kunci: Peran, Perempuan Papalele, Ekonomi Keluarga   Abstract The Role of Papalele Women in Supporting the Family Economy in Tulehu Village, Central Maluku Regency Papalele is a traditional trading activity carried out by women in Tulehu Village, Central Maluku Regency, as part of the household economic strategy of coastal communities. Women's involvement in this activity reflects the significant role of the informal sector in supporting the family economy. This study aims to analyze the role of papalele women in supporting the family economy and identify the factors that drive their involvement in papalele activities. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation of papalele women in Tulehu Village, Central Maluku Regency. Data analysis was conducted thematically, emphasizing the meaning of the research subjects' experiences related to economic contributions, domestic roles, and work dynamics in the informal sector. The research results show that papalele women play a significant role in improving family economic resilience, particularly in meeting basic needs such as food and education. Despite working in the informal sector with relatively unstable incomes, papalele activities make a substantial financial contribution to household income. Furthermore, papalele women fulfill dual roles as breadwinners and household managers, which requires adaptability and resilience in dealing with workloads and economic pressures. Papalele activities also strengthen women's economic independence and their capacity to manage family finances. Factors driving women's involvement in papalele activities include limited access to formal employment, support for local cultural values ​​that recognize women's role in the family economy, and low capital requirements. Overall, papalele women play a strategic role in improving family welfare and contributing to local economic development in coastal areas of Maluku, particularly in Tulehu Village. Keywords: Role, Papalele Women, Family Economy