Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN BEDAK SALICYL (BEDAK GATAL) TERHADAP SISWA SMA IBRAHIMY SALAFIYAH SAFI'IYAH SUKOREJO Ana Maria Ulfa
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i2.48

Abstract

Siswa SMA Ibrahimy merupakan siswa yang berada di pondok pesantren salafiyah safi’iyah sukorejo mereka merupakan santri dipondok tersebut. Populasi siswa di pondok ini sangat banyak sehingga banyak yang terserang penyakit kulit berupa gatal, kemerahan pada kulit. Kondisi lingkungan juga pemicu gatal pada santri karena tingkat kebersihan yang kurang pada diri sendiri. Kegiatan ini bertujuan untuk memecahkan masalah yang ada pada santri dengan cara demonstrasi pembuatan obat gatal untuk meredakan berbagai msalah kulit yang ada. Penyakit gatal bisa dicegah dengan cara menjaga pola hidup yang bersih dan menjaga kulit tetap terhidrasi. Hasil penyuluhan yang didapatkan siswa sangat antusias terhadap penyampaian materi dan demontrasi yang dilakukan. Rata rata siswa yang diedukasi memiliki keluhan yang sama yaitu gatal pada area kulit. Kegiatan ini siswa merespon dengan baik sehingga acara berjalan dengan baik dan lancar.
EDUKASI DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GIGI TERHADAP ANAK USIA DINI DI MADRASAH IBTIDAIYAH SALAFIYAH SYAFI’IYAH SUKOREJO Ana Maria Ulfa
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.27

Abstract

Kesehatan gigi merupakan dambaan tiap orang. Menjaga kesehatan gigi sangatlah penting karena kebersihan gigi akan mempengaruhi kondisi rongga mulut kita, sisa makanan yang tertinggal bisa menyebabkan terjadinya sarang bakteri. Bakteri yang ada dalam mulut jika tidak dikondisikan dengan adanya perawatan gigi akan menimbulkan plak dan menyebabkan gigi berlubang atau cariea gigi. Kegiatan pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan pada siswa MI Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo. dengan tema edukasi dan pemeriksaan gigi pada siswa kelas 2. Pada bulan ke 6 dilakukan pemeriksaan ulang dengan pengecekan gigi pada siswa apakah ada perubahan atau tidak. Pemeriksaan gigi dilaukan pada tanggal 30 Januari 2024 yang berlokasi di ruang kelas 2A. Siswa yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 60 siswa. Pengecekan kondisi gigi anak anak MI dengan sebanyak 60 siswa pengecekan pertama dengan melihat kondisi gigi anak. Rata rata 90% kondisi gigi anak banyak yang berlubang dan 70% jarang sekali sikat gigi malam dengan alas an langsung tidur dan mengantuk, dari pihak orang tua juga tidak mengingatkan dengan pemeriksaan dan edukasi ini diharapkan siswa MI lebih aktif dalam menjaga dan merawat gigi.
PELATIHAN PEMBUATAN BEDAK SALICYL (BEDAK GATAL) TERHADAP SISWA SMK IBRAHIMY SALAFIYAH SAFI'IYAH SUKOREJO Ana Maria Ulfa
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v3i2.80

Abstract

Kesehatan kulit merupakan kondisi kulit bagian tubuh yang sehat bersih dan tidak mengalami gejala yang menimbulkan ketidaknyamanan seperti rasa gatal dan sebagainya. (Erna & Nining 2014). Gatal adalah kondisi dimana kulit tidak nyaman ditandai dengan kondisi faal kulit berwarna merah dan timbul tonjolan yang bergelombang disekitar kulit (Odilia & Ariani 2021).Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatnya pemahaman terkait pemeliharaan Kesehatan kulit siswa SMK Ibrahimy dan meningkatkan. pengetahuan mengenai cara pengobatan gatal siswa SMK Ibrahimy. Metode yang digunakan untuk penyampaian pelatihan pembuatan bedak dengan cara memberikan demonstrasi dibantu mahasiswa. Hasil dari pelatihan pembuatan bedak gatal Siswa SMK mampu memahami bagaimana cara menjaga kondisi kulit yang baik sehingga mengurangi penyakit kulit. Siswa SMK mengetahui bagaimana cara pembutan bedak gatal yang baik.
Profil Senyawa Fitokimia Daun Bidara Arab (Ziziphus mauritiana L) Dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) Ana Maria Ulfa
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 2 No 1 (2024): BIOMARAS : Vol 2, No 1 Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman bidara (Zhizipus Mauritiana L) merupakan tanaman yang dapat ditemui di berbagai penjuru dunia. Tanaman ini biasanya tumbuh di tempat beriklim tropis seperti di Kawasan Asia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profl krmatogram pada tanaman bidara arab yang telah diekstraksi menggunakan etanol 96%. Identifikasi kromatogram pada lempeng KLT. Alkaloid menggunakan mayer, Glikosida menggunakan Liberman boucardad, Flavonoid menggunakan Wilstater, Tanin menggunakan FeCl3, Antrakuinon menggunakan brontager. Fase diam yang digunakan adalah silika gel dengan penampak noda dengan masing masing perekasi. Pelarut yang digunakan n-heksan : etil asetat (7:3) dan n heksan : kloroform (9:1) hasil analisis kromatografi lapis tipis yang dibaca dibawah lampu uv senyawa alkaloid dengan pereaksi mayer memiliki nilai rf sebesar 0,4. Senyawa glikosida dengan pereaksi Liberman boucardad memiliki nilai rf sebesar 0,3. Senyawa flavonoid dengan pereaksi wilstater memiliki nilai rf sebesar 0,1. Senyawa antrakuinon dengan pereaksi brontager memiliki nilai rf 0,7. Senyawa tanin dengan pereaksi FeCl3 0,7.
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN UNTUK MENGOPTIMALKAN PEMAHAMAN SANTRI MENGENAI PENULARAN DAN PENGOBATAN TBC PONDOK PESANTREN SUKOREJO Ana Maria Ulfa
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v4i1.135

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TBC) merupakan masalah kesehatan global, dan lingkungan padat seperti pondok pesantren memiliki risiko penularan yang lebih tinggi. Santri yang hidup dalam komunitas tertutup, memerlukan pemahaman yang optimal mengenai penularan dan pentingnya kepatuhan pengobatan TBC untuk memutus rantai infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi promosi kesehatan yang efektif dan adaptif guna meningkatkan pemahaman santri di Pondok Pesantren Sukorejo mengenai TBC.Penelitian ini menggunakan pendekatan intervensi edukasi. Strategi promosi kesehatan yang dilakukan meliputi sesi edukasi interaktif berbasis tanya jawab, simulasi etika batuk, dan penggunaan media visual yang relevan dengan budaya pesantren. Hasil survei awal menunjukkan bahwa meskipun santri memiliki pengetahuan dasar, pemahaman mendalam mengenai durasi pengobatan (minimal 6 bulan) dan mekanisme penularan secara spesifik masih rendah. Berdasarkan temuan, dirumuskan strategi promkes yang berfokus pada edukasi teman sebaya (peer education). Metode tanya jawab terbukti sangat efektif dalam memfasilitasi diskusi dan mengklarifikasi miskonsepsi.Strategi promosi kesehatan yang mengombinasikan metode interaktif, pelibatan pengurus, dan adaptasi kultural pesantren merupakan kunci untuk mengoptimalkan pemahaman santri mengenai penularan dan pengobatan TBC di Sukorejo. Rekomendasi utama adalah pembentukan kader kesehatan santri sebagai agen perubahan untuk keberlanjutan program edukasi TBC.