Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Biaya Rumah Tangga bagi Ketahanan Ekonomi Keluarga di Masa Pandemi Covid-19 Willius Kogoya
Jurnal Lemhannas RI Vol 9 No 3 (2021)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55960/jlri.v9i3.406

Abstract

Pengelolaan biaya rumah tangga merupakan salah satu faktor dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga yang berdampak pada keutuhan keluarga tersebut. Kerap terjadi perselisiha n, pertengkaran, sampai kepada perceraian hanya karena biaya rumah tangga yang tidak mencukupi. Artikel ini bertujuan untuk memahami pengelolaan biaya rumah tangga bagi ketahanan ekonom keluarga terlebih di masa pandemic Covid-19 ini, di mana perekonomian terguncang, harga barang meningkat, penghasilan berkurang, sementara kebutuhan rumah tangga tidak bisa dikesampingkan. Lebih parah lagi jika istri kurang terampil mengatur biaya rumah tangga, sehingga penghasilan tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. Anak-anak tidak mendapat pasokan gizi yang memadai setiap hari, biaya sekolah, tagihan listrik dan air tidak terbayar. Perselisihan antara suami dan istri pun sulit dihindari. Untuk memahami permasalahan yang terjadi dalam pola pengaturan biaya rumah tangga ini, digunakan penelitian kualitatif. Subjek Penelitian yang dipilih berjumlah 10 keluarga yang terdiri dari 5 keluarga yang berasal dari Suku Dani dan 5 keluarga migran di Waena Perumnas II Jayapura. Melalui penelitian ini didapati fakta bahwa pola pengaturan biaya rumah tangga pada keluarga Suku Dani berbeda dengan keluarga migran. Hal ini dipengaruhi oleh faktor budaya yang diwariskan turun temurun. Pada umumnya keluarga Suku Dani kurang mampu mengelola biaya rumah tangga dengan baik, bahkan pengeluaran cenderung lebih besar dibanding pendapatan.
Citizenship Education Study of Illegal Parking in Abepura, Jayapura City Willius Kogoya; Nikson E Aronggear
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 1 No. 2: July-December 2022
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v1i2.381

Abstract

Good citizens will not do anything that can harm the State even though it is related to personal needs. This study examines the citizenship review of illegal parking in the city of Jayapura, which is detrimental to the state because parking fees are not included in regional income but for personal interests, and this shows the low awareness of being a good citizen. With a qualitative method, this study aims to reveal the causes of rampant illegal parking, the problems that arise, and how local governments respond to them. The sample selected was ten people consisting of five illegal parking officers, three official parking officers, and two officers from the Jayapura City Regional Revenue Service. From the results of the study obtained information that illegal parking in the city of Jayapura is caused by factors: urgent needs, lack of job opportunities, and lack of human resource skills. The impact is a decrease in regional income and inconvenience in the parking area. There are no less illegal parking attendants who act arrogantly, asking for money by force in excess of the parking fee that should have been even though he did not carry out his duties to regulate vehicles that were parked properly. The Regional Government has taken several actions, including controlling parking locations, providing counseling to illegal parking officers, placing official parking officers, and inviting illegal parking officers to register themselves as official parking officers.