Muhammad Sya’roni
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Urgensi Pendidikan Karakter di Sekolah Muhammad Sya’roni
CENDEKIA Vol. 6 No. 02 (2014): Cendekia October 2014
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.45 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v6i02.19

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah merupakan suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil Membangun peradaban sebuah bangsa pada hakikatnya adalah pengembangan watak dan karakter manusia unggul dari sisi intelektual, spiritual, emosional, dan fisikal yang dilandasi oleh fitrah kemanusiaan.. Dalam pendidikan karakter di sekolah, semua komponen (stakeholders) harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri, yaitu isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, kualitas hubungan, penanganan atau pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaan aktivitas, pemberdayaan sarana prasarana, pembiayaan, dan etos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah.
Rekonstruksi Paradigma Integrasi Ilmu Pengetahuan: Sebuah Tinjauan Tafsir Al-Qur’an dan al-Hadits Muhammad Sya’roni
CENDEKIA Vol. 9 No. 01 (2017): Cendekia March 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1223.575 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v9i01.48

Abstract

Islam sama sekali tidak mengenal dikotomi ilmu pengetahuan. Semua Ilmu bersumber dari Allah swt. Yang terjadi hanyalah penamaan atau pengelompokkan saja berdasarkan objek kajian ilmu tersebut (ontologi). Berdasrakan kajian tafsir al-Qur’an dan Hadits, Justeru Islam memerintahkan umat manusia untuk menguasi semua ilmu sesuai dengan kebutuhan dan semua ilmu menduduki status yang sama
Urgensi Analisis Kemampuan Awal Peserta Didik dalam Meningkatakan Prestasi Belajar PAI Muhammad Sya’roni
CENDEKIA Vol. 10 No. 01 (2018): Cendekia March 2018
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.084 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v10i01.65

Abstract

Setiap peserta didik memiliki kemampuan awal, yakni kemampuan yang telah dimiliki sebelum dia mendapatkan kemampuan terminal tertentu yang baru. Kemampuan awal menunjukkan status pengetahuan dan keterampilan siswa sekarang untuk menuju ke status yang akan datang yang diinginkan pendidik agar tercapai oleh peserta didik. Untuk melakukan analisa kemampuan awal peserta didik, setidaknya seorang pendidik mampu mengindentifikasi tiga karekter umum pada peserta didik yang terkait dengan perbedaan usia, perkembnagan fisik, perkembangan motorik dan perkembnagan akademik. Disamping itu juga harus memahami betul perbedaan gaya belajar yang ada pada peserta didik dan tentu dengan menggunakan teknik tertentu. Kemampuan pendidik dalam menganalisis kemampuan awal peserta didik berimplikasi pada desain pembelajaran yang dikembangkannya dan pada akhirnya berbuah pada pencapaian prestasi belajar yang gemilang.
GENDER MAINSTREAMING; FIQH AL-NISA’ AL-MU’ASIR Telaah Pemikiran Nasr Hamid Abu Zayd dalam Kitab Dawairul Khaufi; Qiraah Fi Khitabil Mar’ah: DOI: https://doi.org/10.37850/cendekia.v12i1.86 Muhammad Sya’roni
CENDEKIA Vol. 12 No. 1 (2020): Cendekia March 2020
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1438.624 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v12i1.86

Abstract

In the discourse of religious texts and in the reality of social life, the position of women is always marginalized, inferior, and always below men. This requires a review of religious texts which have so far been considered to perpetuate this gap and can place the right position of women. Nasr Hamid Abu Zaid offers the Method of Reading the Religious Texts of the Qur'anic Contextualization. With this method, it is known that the Koran actually positions the position of women as equal to men.
INTERNALISASI BUDAYA PESANTREN PADA KURIKULUM SEKOLAH Muhammad Sya’roni
CENDEKIA Vol. 11 No. 2 (2019): Cendekia October 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.755 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v11i2.92

Abstract

The culture of pesantren is the work, feeling and creation of goods, regulations, ideas, activities, language, behavior, beliefs and habits in boarding schools that have been mutually agreed upon. Among the pesantren cultures that can be internalized in the school curriculum include the Deepening of the religious sciences; Mondok; Obedience; Exemplary; Piety; Independence; Discipline; Simplicity; Tolerance; Qana'ah; Humble; Fortitude; Solidarity / Please help; Sincerity; Istiqamah; Society; Cleanliness. The internalization of pesantren culture is integrated into all school activities, both intracurecular and extra-curricular activities.
Implementasi Strategi Master dalam Pembelajaran PAI secara Daring Muhammad Sya’roni
CENDEKIA Vol. 13 No. 01 (2021): Cendekia March 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.909 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v13i01.166

Abstract

The education is feeling the impact of the Covid-19 Pandemic until now,. Learning in schools must be carried out in a mixed manner, online and offline. This was meant to minimize the spread of the corona virus and to continue the educational process. It is recognized that the quality of online learning is not as good as offline learning. For this reason, it is necessary to innovate online Islamic Education learning. This research is a library research. The approach model used is a Content Analysis approach, this research is in-depth discussion of the MASTER strategy and its implementation in online PAI learning. The results showed that the implementation of the MASTER Strategy in online Islamic Education learning can be implemented in 6 steps which include: (1) Motivating students' minds; (2) directing students to understand the learning material; (3) inviting students to investigate meaning; (4) triggering the memory of students; (5) asking students to show what was known; (6) inviting students to reflect on the learning process.