rahma puspita, nisa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pewarisan Kesenian Cengklungan Paguyuban Podho Rukun Temanggung rahma puspita, nisa
Linggau Journal of Elementary School Education Vol. 1 No. 1 (2021): Linggau Jurnal of Elementary School Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.857 KB)

Abstract

Cengklungan merupakan alat musik tradisional yang berasal dari payung krudhuk, kowangan, atau tudhung yang berfungsi sebagai seperti mantel yang dipasang di kepala dan memiliki panjang sampai lutut. Cengklungan yang awalnya merupakan alat untuk berteduh, kemudian dalam perkembangannya bertransformasi menjadi alat musik yang digunakan untuk mengiringi tarian-tarian tradisional dalam kegiatan-kegiatan ritual maupun profan. Kesenian Cengklungan Paguyuban Podho Rukun merupakan satu-satunya paguyuban yang menampilkan seni pertunjukan Cengklungan di Temanggung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola pewarisan kesenian Cengklungan di Paguyuban Podho Rukun Temanggung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan interdisiplin. Desain penelitian menggunakan studi kasus. Lokasi penelitian berada di Dusun Krajan, Desa Geblog, Kecamatan Temanggung. Fokus penelitian artikel ini mengenai pola pewarisan kesenian Cengklungan. Sumber data primer bersumber dari seniman, akademisi, dan apresiator, sedangkan data sekunder bersumber dari foto, video, dan arsip. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dengan kriteria kredibilitas. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pewarisan kesenian Cengklungan di Paguyuban Podho Rukun adalah pewarisan tegak (orang tua ke anak), pewarisan mendatar (antar teman sebaya), dan pewarisan miring (seniman kepada masyarakat). Ketiga pola pewarisan tersebut saling padu dan selaras, sehingga membentuk pola pewarisan yang bersinergi satu sama lain. KataKunci: Cengklungan, Pewarisan, Seni Pertunjukan