Pembuain, Tiwery Ardilson
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN MASYARAKAT KELURAHAN KUDAMATIRT/RW 006/07, DALAM RANGAKA PENANGANAN PANDEMI COVID 19 Johandersson, Charles; Pembuain, Tiwery Ardilson
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v3i1.1229

Abstract

Kota Ambon merupakan Ibu Kota Provinsi Maluku yang terletak di sebelah selatan Pulau Ambon dengan luas keseluruhan sebesar 377 km2 atau dua perlima dari luas Pulau Ambon.Luas ini terdiri dari luas daratan sebesar 359,45 km2 dan perairan sebesar 17,55 km2 dengan garis pantai sepanjang 98 km.Secara astronomis, Kota Ambon terletak di 3° 34' 8,40"–3° 47' 42,00" LS dan 128° 1' 33,60"–128° 18' 3,60" BT.Ambon beriklim hutan hujan tropis. Jumlah penduduknya mencapai 375.760 jiwa dengan luas wilayah 298,61 km² dan sebaran penduduk 1.258 jiwa/km². Kota ini dibelah oleh Teluk Ambon sehingga berada dalam lengkungan yang berbentuk huruf, Kelurahan Kudamati, Penduduknya berjumlah 18106 Jiwa, dengan Jumlah KK 3177 KK, Terdiri dari 7 RW dan 43 RT. Salah satunya adalah RT/RW 006/07 yang dipakai sebagai tempat pelaksanaan proses KKN. RT/RW 006/07 dengan jumlah KK 110 ini termasuk dalam salah satu RT dengan jumlah jiwa yang terbanyak, masyarakatnya tidak mengindahkan peraturan pemerintah untuk pencegahan Covid-19. Dibuktikan dengan tidak ada tempat cuci tangan disetiap rumah dantidak mengetahui cara mencuci tangan yang baik dan benar, warga yang belum mematuhi protocol kesehatan tentang memakai masker saat berada di luar rumah, menjaga jarak antar sesama, menghindari kerumunan, juga jalan menuju bak penampung air bersih di lingkungan RT/RW 006/07 sudah banyak yang rusak, masalah yang dihadapi mitra Rusaknya akses jalan lingkungan menuju Bak Penampungan Air, Kurangnya kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran covid-19, Kurangnya pengetahuan anak usia dini akan covid-19 dan pencegahannya.