Ardiana, Anisa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

a Review of Antecedents of Job Embeddedness Among Nurses in Privat Sector Hospital Bratajaya, Ika Mardiyah; Wijaya, Dodi; Ardiana, Anisa
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i9.15220

Abstract

ABSTRACT High nurse turnover can lead to a shortage of experienced staff, increase the workload for those remaining, and potentially lead to dissatisfaction and negatively impact patient safety and hospital performance. One of the most important factors predicting the decision to change jobs among nurses is the level of job embeddedness. Knowing the antecedent factors of job embeddedness in nurses in the private hospital sector. This research uses the literature study method, using 3 databases by entering keywords that are adjusted to the standard Boolean Operators keywords. This study consisted of 10 articles from various countries. Several antecedent factors of job embeddedness were found in this study, especially in private hospitals. Of the 9 antecedent factors found in this literature review, researchers grouped them into 2 (two) major groups, including individual factors and organizational factors. Individual factors consist of self-efficacy, professional self-concept, work craft, and perceived well-being. Meanwhile, environmental factors consist of leadership, breach of contract, work environment, quality of relationship between leaders and team members (LMX), and work life (values, fairness, community, and control). These findings underscore the importance of developing organizational strategies that support nurses' individual development, create a positive work environment, and consider values, fairness, community, and control in an effort to strengthen nurses' work attachment and maintain their retention in the long term. Keywords: Nurses, Work Engagement, Health Care, Private Sector  ABSTRAK Turnover perawat yang tinggi dapat menyebabkan kekurangan staf yang berpengalaman, meningkatkan beban kerja bagi yang tersisa, dan berpotensi menyebabkan ketidakpuasan serta berdampak negatif pada keselamatan pasien dan kinerja rumah sakit. Salah satu faktor terpenting yang memprediksi keputusan untuk berpindah secara sukarela pada kalangan perawat adalah tingkat job embeddedness. Mengetahui faktor antesenden job embeddedness pada perawat di sector rumah sakit swasta. This study uses the literature review method, using 3 databases by entering keywords adjusted to the standard Boolean Operators keyword. Penelitian ini terdiri dari 10 artikel dari berbagai negara. Beberapa factor anteseden job embeddedness ditemukan dalam penelitian ini, khususnya di rumah sakit swasta. Dari 9 faktor anteseden yang ditemukan dalam tinjauan pustaka ini, peneliti mengelompokkannya menjadi 2 (dua) kelompok besar, antara lain faktor individu dan faktor organisasi. Faktor individu terdiri dari efikasi diri, konsep diri profesional, kerajinan kerja, dan perceived well-being. Sementara itu, faktor lingkungan terdiri dari kepemimpinan, pelanggaran kontrak, lingkungan kerja, kualitas hubungan antara pemimpin dan anggota tim (LMX), serta kehidupan kerja (nilai, keadilan, komunitas, dan kontrol). Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan strategi organisasi yang mendukung perkembangan individu perawat, menciptakan lingkungan kerja yang positif, serta mempertimbangkan nilai-nilai, keadilan, komunitas, dan kontrol dalam upaya memperkuat keterikatan kerja perawat dan menjaga retensi mereka dalam jangka panjang. Kata Kunci: Perawat, Keterikatan Kerja, Pelayanan Kesehatan, Sektor Swasta
Strategi Meningkatkan Kepatuhan Perawat Terhadap Penerapan Bundle Cauti di Rumah Sakit Wahyuni, Nining; Wijaya, Dodi; Ardiana, Anisa
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i1.20134

Abstract

ABSTRACT Catheter-Associated Urinary Tract Infection (CAUTI) is one of the most common hospital-acquired infections. Nurse adherence to the implementation of the CAUTI Bundle is a key factor in preventing this infection. However, various barriers such as high workload, lack of training, and insufficient organizational support often hinder optimal protocol implementation. The aim of this literature review is to identify the most effective strategies for improving nurse adherence to the implementation of the CAUTI Bundle. A literature review approach was used by analyzing 12 articles discussing strategies to improve adherence to the CAUTI Bundle. Data sources were obtained from PubMed, Scopus, and Google Scholar between 2015 and 2024. Literature selection was carried out using the PRISMA method, and data were analyzed using thematic synthesis to identify the most effective strategies. The analysis showed that multifaceted strategies were more effective than single interventions in improving nurse adherence to the CAUTI Bundle. Key strategies that proved effective included: empowering nurses in clinical decision-making, such as granting nurses the authority to remove unnecessary catheters, which improved adherence and reduced CAUTI rates; data-driven monitoring and adherence audits, enabling early detection of non-adherence and successfully reducing CAUTI incidence over five years; hands-on training and clinical simulations, which enhanced nurses' skills in applying nosocomial infection protocols, though their effectiveness may decrease without continuous monitoring systems; and evidence-based policies and regulations, which help establish adherence standards but are more effective when supported by training and technology-based monitoring systems. This literature review emphasizes that the most effective strategy to improve nurse adherence to the CAUTI Bundle is a multifaceted approach, including nurse empowerment, data-driven monitoring, hands-on training, and policy-based regulations. Policy-based approaches alone are insufficient without supporting strategies to sustain adherence over time. Therefore, hospitals and healthcare institutions are recommended to adopt comprehensive evidence-based strategies in efforts to prevent nosocomial infections and enhance patient safety. Keywords: CAUTI Bundle Implementation, Nurse Adherence, Nosocomial Infections, Data-Driven Monitoring, Patient Safety.  ABSTRAK Infeksi Saluran Kemih terkait Kateter (Catheter-Associated Urinary Tract Infection/CAUTI) merupakan salah satu infeksi nosokomial yang paling sering terjadi di rumah sakit. Kepatuhan perawat terhadap penerapan Bundle CAUTI menjadi faktor utama dalam mencegah infeksi ini. Namun, berbagai hambatan seperti beban kerja tinggi, kurangnya pelatihan, serta minimnya dukungan organisasi sering kali menghambat penerapan protokol pencegahan yang optimal. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengidentifikasi strategi yang paling efektif dalam meningkatkan kepatuhan perawat terhadap penerapan Bundle CAUTI. Pendekatan tinjauan literatur digunakan dengan menganalisis 12 artikel yang membahas strategi peningkatan kepatuhan terhadap Bundle CAUTI. Sumber data diperoleh dari PubMed, Scopus, dan Google Scholar dalam rentang 2015–2024. Seleksi literatur dilakukan menggunakan metode PRISMA, dan data dianalisis dengan pendekatan sintesis tematik untuk mengidentifikasi strategi yang paling efektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi multifaset lebih efektif dibandingkan pendekatan tunggal dalam meningkatkan kepatuhan perawat terhadap penerapan Bundle CAUTI. Strategi utama yang terbukti efektif meliputi: pemberdayaan perawat dalam pengambilan keputusan klinis, seperti pemberian wewenang kepada perawat untuk melepas kateter yang tidak diperlukan, yang terbukti meningkatkan kepatuhan dan menurunkan angka CAUTI; monitoring berbasis data dan audit kepatuhan, yang memungkinkan deteksi dini terhadap ketidakpatuhan dan berhasil mengurangi insiden CAUTI dalam lima tahun; pelatihan hands-on dan simulasi klinis, yang meningkatkan keterampilan perawat dalam menerapkan protokol infeksi nosokomial, meskipun efektivitasnya dapat menurun tanpa sistem monitoring yang berkelanjutan; serta kebijakan dan regulasi berbasis bukti, yang berperan dalam menetapkan standar kepatuhan, namun efektivitasnya meningkat jika didukung dengan pelatihan dan sistem monitoring berbasis teknologi. Tinjauan literatur ini menegaskan bahwa strategi yang paling efektif dalam meningkatkan kepatuhan perawat terhadap Bundle CAUTI adalah pendekatan multifaset yang mencakup pemberdayaan perawat, monitoring berbasis data, pelatihan hands-on, dan kebijakan berbasis regulasi. Pendekatan berbasis kebijakan saja tidak cukup tanpa strategi pendukung yang dapat meningkatkan kepatuhan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, rumah sakit dan institusi kesehatan disarankan untuk mengadopsi strategi berbasis bukti yang komprehensif dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial dan peningkatan keselamatan pasien. Kata Kunci: Penerapan Bundle CAUTI, Kepatuhan Perawat, Infeksi Nosokomial, Monitoring Berbasis Data, Keselamatan Pasien.