Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Sifat Kualitatif Induk Kambing Lokal Pada Peternakan Rakyat Di Desa Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Harmayani, Ria; Alimuddin, Alimuddin; Tarmuji, Muhammad
Baselang Vol 4, No 1: APRIL 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i1.167

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi sifat kualitatif induk kambing lokal pada peternakan rakyat di Desa Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat dilaksanakan selama empat bulan dari bulan Februari-Mei 2023. Metode penelitian terdiri atas 3 tahapan yaitu tahap persiapan, pengumpulan data dan pengolahan serta menganalisa data hasil penelitian secara deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata dan standar deviasi dan persentasenya. Sampel yang digunakan sebanyak 35 ekor induk kambing lokal yang telah beranak dan dipelihara secara tradisional di peternakan rakyat Desa Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Bima. Variabel yang diamati meliputi warna, profil muka, bentuk telinga dan bentuk rahang induk kambing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat kualitatif induk kambing lokal pada peternakan rakyat di Desa Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah mengalami percampuran genetik dengan kambing kacang yang ditandai dengan warna induk kambing di Desa Woko berwarna tunggal hingga kombinasi yaitu sebanyak 48,57% memiliki warna coklat, 28,57% berwarna hitam, 14,29% berwarna putih, dan kombinasi warna coklat dan putih sebesar 8,57%. Bentuk muka induk kambing lokal di Desa Woko dominan pada bentuk muka datar dengan persentase 97,14%, sedangkan bentuk muka cembung sebesar 2,86%. Bentuk telinga induk kambing lokal di Desa Woko terdapat dua variasi yang berbeda pada dua dusun lokasi pengambilan sampel, bentuk telinga yang setengah menjuntai lebih dominan sebanyak 51,43% kambing, sedangkan bentuk telinga menjuntai ke bawah sebanyak 48,57%. Bentuk rahang atas sama dengan rahang bawah atau simetris dan normal sebanyak 100%. Normalnya bentuk rahang induk kambing lokal ini, kemungkinan karena peternak sudah mulai melakukan seleksi pada ternak kambing yang dijadikan sebagai tetua, sehingga bentuk rahang yang tidak normal tidak diperoleh pada penelitian ini (0%). Diharapkan para peternak di Desa Woko untuk melakukan seleksi kambing jantan bibit, dan bibit terbaik serta indukan agar mendapatkan bibit kambing lokal yang unggul serta perlu perbaikan manajemen pemeliharaan dan manajemen pemberian pakan kaya nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan kambing sebagai usaha dalam meningkatkan produktifitas kambing sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan peternak.
Identifikasi Sifat Kualitatif Induk Kambing Lokal Pada Peternakan Rakyat Di Desa Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Harmayani, Ria; Alimuddin, Alimuddin; Tarmuji, Muhammad
Baselang Vol 4, No 1: APRIL 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i1.167

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi sifat kualitatif induk kambing lokal pada peternakan rakyat di Desa Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat dilaksanakan selama empat bulan dari bulan Februari-Mei 2023. Metode penelitian terdiri atas 3 tahapan yaitu tahap persiapan, pengumpulan data dan pengolahan serta menganalisa data hasil penelitian secara deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata dan standar deviasi dan persentasenya. Sampel yang digunakan sebanyak 35 ekor induk kambing lokal yang telah beranak dan dipelihara secara tradisional di peternakan rakyat Desa Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Bima. Variabel yang diamati meliputi warna, profil muka, bentuk telinga dan bentuk rahang induk kambing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat kualitatif induk kambing lokal pada peternakan rakyat di Desa Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah mengalami percampuran genetik dengan kambing kacang yang ditandai dengan warna induk kambing di Desa Woko berwarna tunggal hingga kombinasi yaitu sebanyak 48,57% memiliki warna coklat, 28,57% berwarna hitam, 14,29% berwarna putih, dan kombinasi warna coklat dan putih sebesar 8,57%. Bentuk muka induk kambing lokal di Desa Woko dominan pada bentuk muka datar dengan persentase 97,14%, sedangkan bentuk muka cembung sebesar 2,86%. Bentuk telinga induk kambing lokal di Desa Woko terdapat dua variasi yang berbeda pada dua dusun lokasi pengambilan sampel, bentuk telinga yang setengah menjuntai lebih dominan sebanyak 51,43% kambing, sedangkan bentuk telinga menjuntai ke bawah sebanyak 48,57%. Bentuk rahang atas sama dengan rahang bawah atau simetris dan normal sebanyak 100%. Normalnya bentuk rahang induk kambing lokal ini, kemungkinan karena peternak sudah mulai melakukan seleksi pada ternak kambing yang dijadikan sebagai tetua, sehingga bentuk rahang yang tidak normal tidak diperoleh pada penelitian ini (0%). Diharapkan para peternak di Desa Woko untuk melakukan seleksi kambing jantan bibit, dan bibit terbaik serta indukan agar mendapatkan bibit kambing lokal yang unggul serta perlu perbaikan manajemen pemeliharaan dan manajemen pemberian pakan kaya nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan kambing sebagai usaha dalam meningkatkan produktifitas kambing sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan peternak.
The Influence of Brand Image, Service Quality and Price Perception on Intervention to Repurchase Mulia Metal Gallery 24 With Customer Satisfaction as An Intervening Variable (Gallery 24 Regional Central Java) Tarmuji, Muhammad; Gemilang, Dendi Agung
International Journal of Business, Technology and Organizational Behavior (IJBTOB) Vol. 3 No. 4 (2023): International Journal of Business, Technology, and Organizational Behavior (IJB
Publisher : Garuda Prestasi Nusantara Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52218/ijbtob.v3i4.282

Abstract

This study aims to determine and explain the influence of brand image, service quality and price perceptions on repurchase intention with customer satisfaction as the intervening variable. This research is a quantitative study with Galeri 24 customers in the Central Java region as the population. The sample of this research is 160 respondents from Gallery 24 customers in the Central Java Region with a non-probability sampling technique. The data sources for this research are primary and secondary data. The data analysis method uses SEM-PLS with SmartPLS version 3.2.0 software. (1) The results of the study show that brand image, service quality and price perceptions have a significant positive effect on customer satisfaction. (2) Customer satisfaction and price perceptions have a positive and significant impact on repurchase intention. (3) Brand Image and Service Quality have no direct effect on repurchase intention. (4) Customer satisfaction has a positive and significant effect in mediating brand image, service quality and price perceptions on repurchase intention Keywords: Brand Image, Service Quality, Perceived Price and Repurchase Intention