Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR SPASIAL SISWA SMA PADA MATERI SISTEM INFORMASI GEOGRAFI DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Memmase, Joice Zhenrike; Sumarmi, Sumarmi; Purwanto, Purwanto
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.24956

Abstract

Pemikiran spasial atau keruangan merupakan kunci utama dalam mempelajari ilmu geografi. Seseorang dapat memiliki pengetahuan terkait spasial tetapi belum tentu memiliki kemampuan berpikir spasial. Tujuan penelitian ini untuk memeriksa kemampuan berpikir spasial siswa SMA dalam pembelajaran geografi pada materi Sistem Informasi Geografi (SIG) meninjau dari perbedaan gender. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Rumus Slovin menjadi langkah dalam pengambilan sampel penelitian. Didapatkan 155 responden siswa di SMA Negeri 4 Jember. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes 10 soal esai pada materi SIG berdasarkan 6 indikator berpikir spasial, dokumentasi, dan observasi. Analisis data mencakup reduksi, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata siswa berada pada peringkat berpikir spasial menengah, yaitu nilai rata-rata siswa laki-laki 55, sedangkan siswa perempuan 59. Artinya kemampuan berpikir spasial laki-laki dan perempuan setara. Penting untuk memperhatikan bahwa perbedaan ini bersifat umum dan tidak berlaku untuk setiap individu. Selain itu, perbedaan kemampuan ini dapat dipengaruhi oleh faktor sosial dan pengalaman belajar. Kurangnya berlatih berpikir spasial tingkat tinggi menyebabkan kemampuan berpikir spasial siswa menurun. Diperlukan upaya membangun kemampuan berpikir spasial siswa SMA dalam kegiatan observasi, analisis, dan penelitian lapangan sehingga siswa memiliki pengalaman secara pengetahuan dan kemampuan berpikir spasial.
The Earthcomm Learning Model on Spatial Thinking Ability: Efforts to Strengthen the Character of Environmental Care Memmase, Joice Zhenrike; Sumarmi; Purwanto
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 9 No 1 (2025): February
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v9i1.85624

Abstract

This research is motivated by the importance of spatial thinking skills and environmental care characteristics in geography learning. This study aims to test the effect of the Earthcomm learning model on spatial thinking skills and environmental care characters of grade X students at. The type of research used is a quasi-experimental study with a pretest-posttest design. The subjects of the study involved 72 students who were divided into experimental and control groups. Data were collected through three instruments: a spatial thinking essay test (10 questions), an environmental care character strengthening questionnaire (30 questions), and Student Worksheets (LKPD) compiled based on the Earthcomm model syntax. Data were analyzed using normality and homogeneity prerequisite tests, hypothesis tests with simple linear regression, simple correlation tests, and N Gain Score tests. The results showed that the Earthcomm learning model had a significant effect on spatial thinking skills and environmental care characteristics. Simple correlation analysis showed a significant relationship between spatial thinking skills and environmental care characters. However, the N Gain Score test in the experimental group showed an effectiveness of 47.9%, which is included in the less effective category. The limited time for implementing the model in the independent curriculum is one of the factors that influence these results. This study concludes that the Earthcomm model has the potential to improve spatial thinking skills and environmental care characteristics, although its implementation requires further adjustment. These findings provide implications for the development of more effective learning models in supporting both aspects, especially in the context of a dynamic curriculum.
MODEL EARTHCOMM BERBANTUAN GOOGLE EARTH PRO: PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR SPASIAL MENDALAM PADA MATERI PENELITIAN GEOGRAFI Memmase, Joice Zhenrike; Purwanto, Purwanto
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i1.21845

Abstract

Abstrak: Keunggulan dalam model pembelajaran Earth System Science in The Community (Earthcomm) yaitu mampu mempersiapkan peserta didik dalam proses penyelidikan ke dalam menganalisis tentang fenomena. Kegiatan menganalisis pada saat melakukan penyelidikan dalam pembelajaran geografi, dibutuhkan kemampuan berpikir spasial yang baik. Namun, pengajaran geografi yang berpusat pada guru dan berfokus pada materi masih banyak diterapkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan membangun kapabilitas kemampuan berpikir spasial pada tingkat mendalam menggunakan model pembelajaran Earthcomm, sebagai subjek penelitian siswa IPS kelas X di SMAN 3 Malang dengan memanfaatkan media Google Earth Pro. Quasi Experiment menjadi jenis penelitian ini dengan Pretest and Posttest with Nonequivalent Control Group Design dan menggunakan instrumen tes esai yang telah diverifikasi validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan indikator kemampuan berpikir spasial mendalam, pertanyaan-pertanyaan disusun secara terstruktur. Analisis data untuk Uji One Way Anova dengan bantuan Windows SPSS 25. Penelitian ini menghasilkan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,025 < 0,05 dan dinyatakan bahwa model Earthcomm dengan media Google Earth Pro berpengaruh terhadap kemampuan berpikir spasial mendalam pada materi penelitian geografi. Adapun tahapan terpenting yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir spasial mendalam siswa menggunakan model pembelajaran Earthcomm yaitu pada tahapan pengumpulan dan analisis data. Sebab, model Earthcomm membutuhkan waktu yang banyak dalam pelaksanaannya.Abstract: Excellence in the Earth System Science in The Community (Earthcomm) learning model is able to prepare students in the process of investigation into analyzing phenomena. Analyzing activities when conducting investigations in geography learning, good spatial thinking skills are needed. However, geography teaching that is teacher centered and material-focused is still widely applied in Indonesia. This study aims to build spatial thinking capabilities at a deep level using the Earthcomm learning model, as a research subject for grade X social studies students at SMAN 3 Malang by utilizing Google Earth Pro media. Quasi Experiment becomes this type of research with Pretest and Posttest with Nonequivalent Control Group Design and uses essay test instruments that have been verified for validity and reliability. Based on indicators of deep spatial thinking skills, questions are arranged in a structured manner. Data analysis for One Way Anova Test with the help of Windows SPSS 25. This study produced a Sig (2-tailed) value of 0.025 < 0.05 and it was stated that the Earthcomm model with Google Earth Pro media affected the ability to think deeply spatial in geography research material. The most important stage that needs to be done to optimize students' deep spatial thinking skills using the Earthcomm learning model is at the stage of data collection and analysis. Because, the Earthcomm model requires a lot of time in its implementation.